PENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI SUPERVISI EDUKATIF KOLABORATIF SECARA PERIODIK DI SDN 19 LEMBAH MELINTANG

Muliardi Muliardi

Sari


Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan guru kelas dalam pengelolaan pembelajaran SDN 19 Lembah Melintang UPTD Pendidikan Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat setelah dilakukan tindakan supervisi/pembinaan.
Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan di SDN 19 Lembah Melintang UPTD Pendidikan Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat. Jenis tindakan dalam penelitian ini adalah berupa tindakan nyata yaitu membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui supervisi Akademik. Penelitian dilakukan pada semester I, tepatnya pada bulan Juli-Nopember 2018. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah guru kelas di SDN 19 Lembah Melintang UPTD Pendidikan Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat dengan jumlah 12 orang guru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru meningkat setelah dilakukan tindakan yang berupa supervisi edukatif kolaboratif secara periodik dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut meliputi peningkatan dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa Berdasarkan hasil supervisi edukatif siklus I dan siklus II kinerja guru meningkat, yakni siklus I Kinerja guru dalam menyusun rencana pembelajaran siklus I mencapai 71,98 % sedangkan siklus II 92,44 %. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran siklus I mencapai 75,49 % sedangkan siklus II mencapai 93,81 %. Kinerja guru dalam menilai prestasi belajar siklus I mencapai 81,3 % sedangkan siklus II 90,56 %. Kinerja guru dalam melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa pada siklus I mencapai 54 % sedangkan siklus II 59,76 %. Dengan demikian tindakan siklus II rata-rata sudah di atas 83 %.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja guru meningkat dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Untuk itu, peneliti menyarankan agar supervisi edukatif di sekolah-sekolah melaksanakan supervisi edukatif kolaboratif secara periodik.

Teks Lengkap:

Hal 57-68

Referensi


Arikunto, Suharsimi. 2006. Metodologi Penelitian. Penerbit PT. Rineka Cipta.

Jakarta.

Darmadi, Hamid. (2009), Kemampuan Dasar Mengajar. Bandung :Pustaka Setia.

Depdiknas. 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003. Jakarta.

Hasibuan, Malayu S. P, dkk. 1988. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Mohammad Uzer Usman. (2006). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya

Mulyasa, E. 2009. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi, Konsep, Karakteristik dan Implementasi. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Nasution, S. 2005. Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta: Bumi Aksara.

Oliva, P.F.1984. Supervision for Todays School. New York: Tomas J. Crowell Company

Sahertian, Mataheru, Frans, 1985, Prinsip dan Teknik Supervisi Pendidikan,. Surabaya: Penerbit Usaha Nasional

Sahertian, Piet. 1989. Konsep Dasar dan Teknik Supervisi Pendidikan dalam rangka Pengembangan Sumberdaya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana, Nana. 2002. Dasar-dasar Proses Balajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sudjana. 1996. Teknik Analisis Regresi dan Korelasi. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta

Supandi. 1990. Model Pembelajaran Pendidikan. IKIP Yogyakarta : Direktorat Jenderal Tinggi.

Sutrisna. 1993. Administrasi Pendidikan: Desain Teoritis untuk Praktek Profesional. Bandung: Penerbit Angkasa.

Syah, Muhibbin. 1995. Psikologi Belajar. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Uno, Hamzah. B. (2010). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta:Bumi Aksara.

Zahara Idris, 1981. Dasar-Dasar Kependidikan, Padang: Angkasa Raya


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.