PENGARUH TEKNIK TIRU MODEL DAN KEBIASAAN MEMBACA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA RAKYAT (FABEL) SISWA KELAS VII MTSN MODEL SUNGAI PENUH

Wulandari Wulandari

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh teknik tiru model dan kebiasaan membaca siswa terhadap keterampilan menulis teks fabel. Teori yang menjadi acuan adalah pendapat Nurgiyantoro (2010) tentang fabel, pendapat Tambulon (2008) tentang kebiasaan membaca, dan pendapat Sanjaya (2010), dan pendapat Trianto (2009) tentang teknik tiru model. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain faktorial (factorial design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN Model Sungai Penuh. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling Analisis data dilakukan dengan cara, sebagai berikut: Pertama, membaca tulisan teks cerita fabel yang telah ditulis siswa secara keseluruhan. Kedua, mengidentifikasi tulisan teks cerita fabel tersebut apakah termasuk dalam data penelitian atau tidak. Ketiga, memberikan skor pada tulisan tersebut sesuai dengan indikator yang diteliti. Keempat, mendeskripsikan distribusi frekuensi tes keterampilan menulis teks cerita fabel siswa. Kelima, menampilkan data dalam bentuk histogram. Keenam, melakukan uji persyaratan. Ketujuh, melakukan pengujian hipotesis. Hasil analisis data menunjukan hal-hal sebagai berikut: Pertama, keterampilan siswa dalam menulis teks fabel yang diajarkan dengan teknik tiru model lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan metode konvensional yang ditunjukan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 83,72 sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol 72,13, sehingga H0 ditolak, pada taraf nyata 0,05. Kedua, pada siswa yang memiliki kebiasaan membaca tinggi keterampilan dalam menulis teks cerita fabel yang diajarkan dengan teknik tiru model lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengar metode konvensional, ditunjukan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 83,93 sedangkan kelas kontrol 70,25, sehingga H0 ditolak, pada taraf nyata 0,05. Ketiga, pada siswa yang memiliki kebiasaan membaca rendah keterampilan dalam menulis teks cerita fabel yang diajarkan dengan teknik tiru model lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengar metode konvensional yang ditunjukan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 83,50, sedangkan kelas kontrol 74,00, sehingga H0 ditolak, pada taraf nyata 0,05. Keempat, terdapat pengaruh signifikan antara teknik tiru model dan kebiasaan membaca siswa terhadap keterampilan menulis teks fabel dibuktikan dengan nilai Fhitung 0,000> Ftabel 0,05 dan berdasarkan kriteria pengujian H1 ditolak, pada taraf nyata 0,05. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa teknik tiru model dan kebiasaan membaca berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks fabel.

Teks Lengkap:

Hal 259-266

Referensi


Djafaar, Tenku Zahara. 2001. Kontribusi Strategi Pembelajaran terhadap Hasil Belajar. Padang: FIB UNP.

Laurensius Arliman S, Hukum Adat Di Indonesia Dalam Pandangan Para Ahli Dan Konsep Pemberlakuannya di Indonesia, Jurnal Selat, Volume 5, Nomor 2, 2018.

Majid, Abdul. 2013. Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rodaskarya.

Nurgiyantoro, Burhan. 2005. Sastra Anak. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press

Sanjaya, Wina. 2013. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Yogyakarta: Kencana Prenada Media Group

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v1i3.135

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.