HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG BAHAYA KEHAMILAN PADA USIA REMAJA DI SMAS SETIA DHARMA PEKANBARU TAHUN 2018

Febrianti Febrianti

Sari


Masa remaja merupakan masa transisi, pertumbuhan, eksplorasi, dan peluang. Kehamilan di usia remaja adalah remaja yang sudah menikah ataupun yang belum menikah kemungkinan hamil dalam usia relatif muda dibawah umur 20 tahun. Penyulit pada kehamilan pada usia remaja lebih tinggi dibandingkan kurun waktu produksi sehat antar umur 20-30 tahun. Keadaan ini disebabkan belum matangnya organ reproduksi untuk hamil, sehingga dapat merugikan kesehatan ibu, perkembangan dan pertumbuhan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang bahaya kehamilan pada usia remaja di SMAS Setia Dharma Pekanbaru Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan desain Analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas I dan II di SMAS Setia Dharma Pekanbaru yang berjumlah 48 orang, dengan sampel 32 orang. Metode pengambilan sampel stratified propotional random sampling. Data dikumpulkan pada tanggal 3 dan 5 April. Analisa penelitian yang digunakan yaitu uji statistik chi square dengan taraf signifikan α=0,1 dengan condifidenci interval 90%. Maka hasil yang didapat adalah Ha ditolak, dimana X² hitung < X² tabel yaitu 1, 90 < 2, 706. Sehingga tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang bahaya kehamilan pada usia remaja. Hasil penelitian berdasarkan pengetahun mayoritas pengetahuan remaja putri tentang bahaya kehamilan pada usia remaja di SMAS Setia Dharma Pekanbaru yaitu memiliki pengetahuan rendah sebanyak 20 orang (62,5%), dan hasil penelitian berdasarkan sikap positif sebanyak 18 orang (56,25%). Dengan memperhatikan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang bahaya kehamilan pada usia remaja, diharapkan remaja putri pro aktif meningkatkan pengetahuan tentang bahaya kehamilan pada usia remaja.

Teks Lengkap:

Hal 163-169

Referensi


Daria, 2010. Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Dengan Kehamilan Remaja di Desa Ciparegan Utara Tahun 2010.

Depag, 2014. Orangtua dan Agama Penangkal Bahaya pornografi. Diakses dari: http://www.depag.go.id/index.php. 21 April 2016.

Dewi, 2012. Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang

Kehamilan Usia Dini dikota Denpasar. Vol. 1 No. 1: 63-68. Fitri, Lidya, 2017. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tindakan

Seksual Siswa. Volume VIII Nomor 2, April 2017.

Hidayat, 2007. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.

Irianti, dkk, 2011. Buku Ajar Psikologi untuk Mahasiswa Kebidanan.

Jakarta: EGC

Kisara Youth Clinic, 2011. Data Konseling Remaja Tahun 2007.Denpasar: Pkbi Bali.

Kusmiran, 2011. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta:

Salemba Medika.

Manusur, 2009. Psikologi Ibu dan Anak Untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.

Notoadmodjo, 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Asdi Mahastya.

Rolyn, 2016. Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Putri

Terhadap Kehamilan di Luar Nikah di SMK Teresianan Bandung Tahun 2016. http://elibrary.ub.ac.id/. Tesis.

Sarwono, 2012. Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Syafrudin, 2011. Himpunan Penyuluhan Kesehatan Pada Remaja, Keluarga, Lansia dan Masyarakat. Jakarta: Trans Info Media.

Wawan, 2011. Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.

Yuniarti, 2011. Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Putri Tentang Kehamilan Usia Dini di Desa Ciwareng Kecamatan

Babakan Cikao Kabupaten Purwakarta Tahun 2011.Bahrul, ulumuddin al hidayat, 2011. http://eprints.undip.ac.id./32354/1/ bahrul.pdf.di akses tnggal 07 februari 2012 pukul 15:03 WIB.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v1i4.194

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.