PENGARUH AKTIVITAS FISIK JALAN PAGI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI DI UPT PSTW KHUSNUL KHOTIMAH PEKANBARU

Endi Supriyanto

Sari


The existence of an aging process that occurs in the elderly affects physiological changes and more and more diseases that arise and often suffer in the elderly. In old age there will be various setbacks in the organs of the body, therefore, the elderly are prone to diseases such as hypertension. The purpose of the study was to measure the effect of physical activity on the morning path to blood pressure in the elderly with hypertension at UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru. This study uses a quasi-experimental method, with non-equivalent control group design. Sampling with purposive sampling technique and obtained 30 respondents. Data analysis using Shapiro Wilk and Paired T-test. The results of this study indicate the influence of physical activity on the morning path to blood pressure in the elderly with hypertension at UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru. The results of statistical analysis Paired T-test P-value value 0,000 at pretest and posttest systole and 0.001 diastol pretest and posttest showed that Ha was accepted and Ho was rejected which meant that there was an effect of physical activity on the morning walk to blood pressure in the elderly. There is an effect on the physical activity of the morning road to blood pressure in the elderly with hypertension at UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru. As a simple form of intervention to control blood pressure becomes stable.

Teks Lengkap:

Hal 153-157

Referensi


Ambrdini. (2014). Aktivitas Fisik Pada Lanjut Usia. Tesis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Negeri Yogyakarta. Terdapat di http: staff.uny.ac.id/stress/defalut/files/1320/aktivitas fisik pada lansia.pdf: diakses 24 agustus 2014.

Arikunto. (2005). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Aji, (2011). Hipertensi Esensial dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II Edisi V. Jakarta.

Anggraini, (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada laki-laki berusia 40–65 tahun di puskesmas bitung barat kota bitung. FKM Universitas Sam Ratulangi. Availabel from: https://e-journal.unair.ac.id/JBE/article/viewFile/1631/2545

Darmojo. (2013). Teori proses menua dalam Geritri Ilmu (Kesehatan Usia Lanjut). Martono hadi, pranaka kris (eds). Edisi 4. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Profil Kesehatan Republik indonesia 2011. Terdapat di http/ litbang.depke.go.id diakses: 8 september 2014.

Fajar. (2013). Hubungan Tingkat Stres dengan Tekanan Darah pada. Lansia Hipertensi di Gumping Sleman Yogyakarta. STIKES Aisyiyah.

Fajar, (2013). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta : Salemba Medika. Infodatin. (2013).

Fajar, (2015). Hubungan Aktivitas Fisik Dan Penyakit Jantung Koroner Di Indonesia:Analisis Data Riskesdas Tahun 2013: Skripsi Tidak Di Publikasikan: FKIK Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Hastono, Sutanto Priyo. 2007. Analisis Data Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2007.

Khomarun, (2014). Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, Volume 2.

Mayasari, Nurul Firdaus. (2015). Hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di kelurahan banyumanik kota semarang. Semarang: STIKes Ngudi Waluyo.

Munawarah (2017). Pengaruh Jalan Santai Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Warga RW 005 Pisangan Barat Ciputat. Jakarta: Skripsi Tidak Dipublikasikan. FKIK Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rhineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka cipta.

Nugroho, Wahjudi. (2008). Keperawatan Gerontik. Jakarta: EGC.

Papalia. (2009). Human Development (Perkembangan Manusia,. Jilid 1, Penerjemah: Marswendy, B). Jakarta: Salemba Humanika.

Sarifah, dkk. (2014). Tahun 2009. Skripsi Universitas Negeri. Semarang. Semarang. Mayasari.dkk, 2013. Hubungan Aktivitas Fisik. Dengan Tekanan Darah Pada Lansia.

WHO. (2001). WHO/ISH hypertension guidelines, http://www.who.int/, diakses 18 April 2016. . (2010). Obesity and overweight, http//:www.who.int,/ diakses 18 April 2016. (2011). Regional Office for South-East Asia. Departement of Sustainable Development and Healthy Enviroments, Non Communicable Disease: Hypertension, http://www.searo.int/, diakses 20 April 2016.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v1i4.204

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.