PEMILIHAN PELAYANAN KESEHATAN DIRUANGAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT PRIMA PEKANBARU

Rita Afni

Sari


Good health services are services that can be rece ived by the community and are reasonable in nature, which means it does not conflict with the beliefs, beliefs of the community, as well as the culture and customs that apply to the community. Conflicting and unnatural health services are not good health services. This study aims to determine what factors are associated with the selection of inpatient health care. This type of research is quantitative using a cross sectional design. The respondents were patients in the inpatient ward who were hospitalized for hari 2 days. The study sample was 73 patients using Purposive Sampling. The location of the study was conducted at Pekanbaru Prima Hospital in June 2019. The results showed that there was a relationship between the selection of health services in the inpatient room with service factors (p = 0.001, OR = 5.504), place factors (p = 0.001, OR = 5.197) and the price factor (p = 0.0001, OR = 8,182). It is hoped that the management of Prima Hospital will be able to conduct training for health workers to make health professionals professional and work according to the SOP and expected to hospital staff to be able to quickly respond to patients.

Teks Lengkap:

Hal 70-75

Referensi


Adikoesoemo, S. (2017). Manajemen Rumah Sakit. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Aditama, T, Y. (2010). Manajemen Administrasi Rumah Sakit. Edisi kedua. Jakarta: UI Press.

Alfianti, K, R, dkk. (2016). Hubungan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Dengan Keputusan Pasien Rawat Inap Memilih Layanan Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara.Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (JIMKESMAS), Vol 2 No 5.

Alherisyah, M, Z. (2015). Hubungan Bauran Pemasaran Dengan Loyalitas Pasien Rawat Jalan Di RSI Ibnu Sina Pekanbaru Tahun 2015.Pekanbaru.

Aminudin, M & Susanto.(2013). Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi perilaku Pasien Dalam Memanfaatkan Ruangan Rawat Inap Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Nanggulan.

Azwar, A.(2012). Pengantar administrasi kesehatan. Jakarta: Binapura Aksara.

Bustami (2011).Penjamin Mutu Pelayanan Kesehatan & Akseptabilitasnya. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia(2006). Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik :Jakarta.

Febriawati, H. Manajemen Logistik Farmasi Rumah Sakit. Yogykarta: Gosyen Publishing.

Hartono, B. (2010). Manajemen Pemasaran Untuk Rumah Sakit. Jakarta: Rineka Cipta.

Herlambang, S. (2016). Manajemen Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit. Yogyakarta: Gosyen Publising.

Iskandar, S. (2016).Pelayanan Kesehatan Dalam Meningkatkan Kepuasan Masyarakat Di Rumah Sakit Panglima Sebaya Kabupaten Paser. Ejournal Ilmu Pemerintahan, Vol 4 No 2.

Notoatmodjo, S. (2010). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Peraturan Menteri Kesehatan No 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi Rumah Sakit dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta.

Profil Rumah Sakit Prima Pekanbaru Tahun 2018

Rijadi, S, dkk. (2014). Faktor-Fakor Yang Berhubungan Dengan Lamanya Proses Pendaftaran Rawat Inap Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2014.

Sabarguna, B. S. (2011). Pemasaran Kelas Dunia Untuk Rumah Sakit. Jakarta: Salemba Medika

Sabarguna. (2009). Manajemen rumah sakit. Jakarta: CV Sagung Seto.

Shara.(2018). Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Peserta BPJS Kesehatan Pada Rawat Inap Kelas III Di RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau Tahun 2018.Pekanbaru.

Sujarweni, W. (2014). Metodologi penelitian kesehatan. Yogyakarta: Gava Media.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v1i5.310

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.