TINDAKAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK DI PANTI SOSIAL BINA GRAHITA HARAPAN IBU (PSBGHI) PADANG

Wuri Komalasari

Sari


Tuna grahita adalah individu yang mempunyai kecerdasan intelektual dibawah normal dan disertai dengan ketidakmampuan adaptasi perilaku yang muncul pada masa perkembangan. Berdasarkan wawancara yang dilakukan terhadap 10 orang siswa di Panti Sosial Bina Grahita didapatkan 7 orang (70%) siswa mengalami penyakit kulit (gatal-gatal, bintik-bintik merah, bentol-bentol, iritasi kulit dan ruam-ruam). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tindakan personal hygiene pada anak di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu (PSBGHI) Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu (PSBGHI) Padang sebanyak 100 orang dengan sampel 50 orang. Teknik pengambilan sampel simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan cara wawancara yang dilakukan pada tanggal 09 Oktober 2018. Hasil penelitian ditampilkan dalam distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini adalah lebih dari separoh (76%) anak memiliki tindakan personal hygiene dikategorikan baik di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu. Diharapkan melalui pimpinan Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu dapat memberikan masukan pada anak tentang personal hygiene dengan cara memberikan peraturan kebersihan diri yang di umumkan sekali seminggu dan mendatangkan tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang personal hygiene.

Teks Lengkap:

Hal 157-161

Referensi


Alimul, 2007. Kebutuhan Dasar Manusia, Jakarta : Salemba Medika

Andarmoyo, 2012. Personal hygiene: Konsep, proses dan aplikasi dalam praktik keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Arikunto, 2013. Prosedur Penelitian, Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Ariani, 2016. Gambaran Kemampuan Perawatan Diri Pada Anak Disabilitas Tuna Grahita di SLB Negeri 1 Bantul, Jurnal Skripsi

Azizah, 2017. Gambaran Kemandirian Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Sekolah Pada Anak Tunagarhita Se-Kota Semarang, Jurnal Skripsi.

Dewi Fiska Simbolon, Kurangnya Pendidikan Reproduksi Dini Menjadi Faktor Penyebab Terjadinya Pelecehan Seksual Antar Anak, Soumatera Law Review, Volume 1, Nomor 1, 2018.

Djuanda, 2011. Ilmu Penyakit Kelamin. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta.

Fauziah, 2014. Cakupan Dermatologis Paling Besar, http://www.google.com

Jelita, 2012. Hubungan Peran Keluarga Dengan Tingkat Kemandirian Personal Hygiene Anak Tunagrahita di SLB Negeri Binjai, Jurnal Skripsi

Kempasos, 2012. Sistem Kesehatan Nasional, Jakarta

Laily, 2012. Personal Hygiene. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Maharani, 2015. Penyakit Kulit, Perawatan, Pencegahan, Pengobatan, Yogyakarta : Pustaka Baru Press.

Mukono, 2011. Pinsip Dasar Kesehatan Lingkungan, Edisi Kedua, Surabaya, Airlangga Univercity Press.

Notoatmodjo, 2010. Metode Penelitian Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta

Roozaki, 2013. Gambaran Higiene Perorangan Berdasarkan Persepsi Pola Asuh Anak di UPTD Kampung Anak Negeri Kota Surabaya, Jurnal Skripsi

Safitri, 2008. Menjaga Kebersihan Genital, Jakarta, http://www.inspiredkids magazine.com, diakses tanggal 03 Februari 2017.

Setiadi, 2013. Konsep dan Penulisan Riset Perawatan, Yogyakarta : Graha Ilmu

Smeltzer, 2008. Buku Ajar Keperawatan medikal Bedah Brunner & Suddarth (Agung Waluyo, Penerjemah) (Edisi 8). Jakarta : EGC

Tarwoto, 2015. Infeksi Kulit Pada Bayi dan Anak. FKUI. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v2i1.359

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.