IDENTIFIKASI ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUNGA JANTAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUENENSIS JACQ)

Lia Fentia, Betty Nia Rullen

Sari


Antioksidan adalah sifat zat atau senyawa nutrisi yang berguna untuk melindungi sel-sel dari dampak radikal bebas yang merusak. Antioksidan berfungsi mengatasi atau menetralkan radikal bebas dan melindungi tubuh dari beragam penyakit, termasuk penyakit degeneratif pada usia lanjut seperti arterosklerosis. Senyawa yang bersifat antioksidan banyak terdapat dalam sayur-sayuran, buah-buahan segar dan rempah-rempah karena mengandung vitamin C, vitamin E, karoten, likopen dan flavonoid yang dapat mencegah reaksi berantai radikal bebas. Kelapa sawit merupakan salah satu tumbuhan tropis yang banyak dikembangbiakan di perkebunan Riau. Kelapa sawit adalah tumbuhan monoecius yaitu kelapa sawit memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah tetapi masih dalam satu pohon. Berdasarkan hasil survey wawancara dengan beberapa petani kelapa sawit diperoleh fakta bahwa hampir setiap pohon kelapa sawit memiliki bunga jantan. Bunga jantan kelapa sawit tidak dapat berkembang sempurna menjadi buah. Menguji aktivitas antioksidan yang terkandung pada ekstrak bunga jantan kelapa sawit. Metode penelitian ini menggunakan metode DPPH untuk mengidentifikasi antioksidan. Hasil identifikasi terhadap ekstrak bunga jantan kelapa sawit diperoleh hasil bahwa didalam ekstrak bunga jantan kelapa sawit terkandung antioksidan yang sangat kuat. Analisis dilakukan setelah mendapatkan data % penghambatan maka dibuat grafik kosentrasi (x) dan penghambatan (y) dan didapatkan persamaan regresi liniernya adalah Y=50 maka IC50=13.12222828 ppm. Kesimpulan identifikasi antioksidan pada ekstrak bunga jantan kelapa sawit sangat kuat karena nilai IC50<50. Saran pada peneltian ini, diharapkan ekstrak bunga jantan kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan.

Teks Lengkap:

Hal 53-57

Referensi


Lubis, Rustam F dan Widanarko, Agus, 2012. Buku Pintar Kelapa Sawit, Jakarta: Agromedia Pustaka

Muchtadi, Deddy, 2012. Antioksidan dan Kiat Sehat di Usia Produktif, Bandung: Alfabeta

Panjaitan, F.R. D. Siahaan., T. Herawan., M. Rivani., dan H. A. Hasibuan., 2008. Studi Awal Penjemputan Karoten Sawit dengan Teknik Solvolytic Micellization Menggunakan Pelarut Mayor Etanol.J. penelitian Kelapa Sawit.16 (3):163-170

Ridwina, Gerlinda, 2008. “Perbandingan Metode Pegukuran Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Etanol dan Minyak Atsiri Lempuyang Gajah”, Skripsi,(Bogor: Institut Pertanian Bogor

Rubalya, V.S., and P. Neelamegam., 2012. Antioxidant potential in vegetable oil. Res.J. Chem. Environ.

Sastrosayono, Selardi, 2009. Budi Daya Kelapa Sawit, Jakarta: Agromedia Pustaka

Sinaga, Ahmad GS dan Siahaan, Donald, 2012. “Pengujian Aktivitas Antioksidan Ekstrak Minyak Kelapa Sawit Menggunakan Metode 2,2’-Diphenyl-1-Picrylhidrazyl. Medan: Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Triyem, 2010. ”Aktivitas Antioksidan dari Kulit Manggis Hutan (Garcinia cf. Bancana Miq)” tesis, Jakarta: Universitas Indonesia

Winarsi, Hery,2011. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas, Yogyakarta: Kanisius




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v2i2.407

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.