PENGARUH DISMENORE GYM TERHADAP TINGKAT DISMENORE PADA MAHASISWI KEPERAWATAN FAKULTAS KESEHATAN DAN MIPA BUKITTINGGI

Arya Ramadia, Deswita Rozy

Sari


Nyeri haid sering dirasakan pada sebagian bahkan seluruh wanita diusia produktif, didapatkan studi pendahuluan pada 20 orang Mahasiswi Keperawatan di Fakultas Kesehatan dan MIPA Bukittinggi merasakan nyeri haid sedang sebanyak 11 orang dan 9 orang mengalami nyeri berat. Nyeri haid bisa dikurangi dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi dari non farmakologi yaitu Dismenore Gym atau senam Dismenore. Dismenore Gym dilakukan 3 kali dalam seminggu sebelum menstruasi datang, gunanya agar hormon endorphin keluar dan memberikan rasa nyaman saat menstruasi datang tanpa adanya nyeri haid.

Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra Eksperimen dengan rancangan One Group Pre test – Post test, penelitian ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling, sampel dalam penelitian ini 27 orang. Data diperoleh dengan menggunakan lembar observasi skala nyeri. Berdasarkan uji statistik paired t – test didapatkan Pvalue 0,000 (Pvalue< 0,05), berarti Ha diterima artinya ada Pengaruh yang signifikan antara Dismenore Gym terhadap tingkat Dismenore pada Mahasiswi Keperawatan di Fakultas Kesehatan dan MIPA Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Bukittinggi. Dismenore Gym dapat direkomendasikan sebagai terapi non farmakologi untuk penatalaksanaan Dismenore.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andriyani, A .(2013). Panduan Kesehatan Wanita, Yogyakarta : Al-Kamil.

Annathayakeisha. (2009). Nyeri Haid .Available http://forum.dudung. netindex. php!action=printpage;topic=14042.0.Diakses 13 Februari 2015.

Anurogo, dkk. (2011).Pengaruh Senam Dismenore terhadap Penurunan Dismenore pada Remaja Putri di Desa Sidoharjo Kecamatan Pati, Jurnal Keperawatan PSIK STIKES Ngudi WaluyoUngaran. Diakses 13 Februari 2015.

Asmadi. (2008). Teknik Prosedural Keperawatan: Konsep dan Aplikasi Kebutuhan dasar Klien. Jakarta : Salemba Medika

Aulia. (2009). Kupas Tuntas Menstruasi. Yogyakarta: Milestone.

Dahlan, S. (2013). Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika.

Hanifa. (2014). Aplikasi Dokter Gratis by Health: Version 3.1.

Harry.(2005). Mekanisme Endorphin dalam tubuh. Available at http://klikharry.files.wordpress.com/ 2007/02/1.doc + endorphin + dalam + tubuh. Diakses 13 Februari 2015.

Hidayat. A . A.(2009) Metode Penelitian Keperawatan Dan Teknik Analisis Data. Jakarta : Selemba Medika.

Kasdu, Dini.(2005). SOLUSI PROBLEM WANITA DEWASA http://books.google.co.id/books.id=u_fvHHL5ej4c&printsec=frontcover&HL=id&output=html_Text.Ebook. Diakses 24 Februari 2015.

Liliati, dkk .(2007), dalam Ningsih (2011) didalam Jurnal Ramadina, dkk (2014) Efektifitas Teknik Relaksasi Genggam Jari dan Nafas Dalam Terhadap Penurunan Dismenore, Jurnal Ilmu Keperawatan,UNRI. diakses 13 Februari 2015.

Marlinda, R, dkk .(2013). Pengaruh Senam Dismenore terhadap Penurunan Dismenore pada Remaja Putri di Desa Sidoharjo Kecamatan Pati, Jurnal Keperawatan PSIK STIKES NgudiWaluyoUngaran. Diakses 13 Februari 2015.

Martchellina, L. (2011). Pengaruh senam Dismenore terhadap penurunan tingkat nyeri saat menstruasi pada remaja putri pada usia 12- 17 tahun SMP131 di Cipedak kecamatan Jagakarsa. Jakarta : Universitas Pembangunan Nasional Veteran. http//www.library.upnvj.ac.id/index.php?p=show_detail&id=6701. Akses 13 februari 2015

Med, A. B (2008). Endokrinologi Ginekologi, Edisi Ketiga : Media Aesculapius Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Notoatmodjo. S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Potter, P.A & Perry, A.G. (2009). Fundamental Of Nursing fundamental Keperawatan (Adrina Ferderika, Penerjemah). Vol 1. Jakarta : Salemba Medika

Prasetyo, S.N. (2010) Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Prawirohardjo, S. (2009). Ilmu kandungan Edisi 2. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka.

Ramadina, S, dkk .(2014). Efektifitas Teknik Relaksasi Genggam Jari dan Nafas Dalam Terhadap Penurunan Dismenore, Jurnal Ilmu Keperawatan,UNRI. diakses 13 Februari 2015.

Setiadi. (2007 & 2013). Konsep dan penulisan riset keperawatan. Cetakan pertama dan ketiga . Yogyakarta : Graha Ilmu.

Smeltzer, S. C & B.G. Bare 2005 Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner and Suddart. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Sugiyono. (2008). Analisis Data penelitian kesehatan dengan SPSS. Yogyakarta: Nuhamedika.

Suparto, A .(2011), Efektifitas Senam Dismenore dalam Mengurangi Dismenore Pada Remaja Putri, STKIP PGRI Sumenep. Jurnal Kesehatan. Diakses 13 Februari 2015.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v2i4.479

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.