KARAKTERISTIK GELOMBANG PADA DAERAH PANTAI PADANG

Ahmad Refi, Anna Marissa

Sari


Pantai Muaro Lasak Padang atau Pantai Padang adalah salah satu tempat pariwisata. Pantai Padang menjadi daerah wisata saat ini. Penelitian telah dilakukan pada daerah ini melihat kondisi pada daerah pesisir pantai telah mengalami kerusakan akibat erosi dan abrasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik gelombang yang ada di pantai Padang. Berbagai kegiatan masyarakat terpusat di daerah pantai ini, sebagian besar masyarakat yang tinggal di daerah inipun bermata pencarian sebagai nelayan, hingga penggunaan lahan pada pemukiman penduduk semakin menyebar sampai di kawasan yang dekat dengan garis pantai karena pantai ini menjadi salah satu objek wisata yang ada di Padang. Akibatnya kondisi seperti ini kekhawatiran mulai mengancam penduduk dan pemukiman sekitar pantai, pada bulan september hinggan desember sering terjadi gelombang besar yang dapat merusak kawasan ini. Oleh karena itu diperlukannya penelitian mengenai karakteristik gelombang untuk mengetahui karakteristik gelombang sebagai pengetahuan dan acuan untuk pengamanan pesisir pantai.
Dalam peneletian ini data seperti peta lokasi Pantai Muaro Lasak Padang dan data angin perlu diketahui. Peramalan gelombang dihitung dengan metode hindcasting gelombang berdasarkan data angin selama 10 tahun dari BMKG Ketaping Padang untuk mendapatkan tinggi serta periode gelombang signifikan.
Dari hasil perhitungan dengan gelombang maksimum terjadi pada bulan November 2013 diperoleh menggunakan Metode Hindcasting dengan H = 1.4041 m dan T = 4,3849 det. Untuk arah gelombang dominan pada lokasi ini adalah arah Barat. Koefisien refraksi
yang terjadi berkisar antara 0,9171 hingga 0,9980 dan koefisien shoaling yang terjadi berkisar pada 0,9079 hingga 1,0061. Kemudian tinggi gelombang yang didapatkan dari hasil perhitungan berkisar pada 1,1896 m sampai 1,7566 m dengan kedalaman 0,5 m sampai 25 m.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Triatmodjo, B. 1999. Teknik Pantai. Beta Offset. Yogyakarta

Triatmodjo, B. 2012. Perencanaan Bangunan Pantai. Beta Offset. Yogyakarta.

CERC, 1984. Shore Protection Manual US Army Coastal Engineering Research Center, Washington. (SPM,1984)

Sigit Purnomo 2005, Kajian Penanggulangan Erosi Pantai Wisata di Tegal, Institut Teknologi Bandung

Umpel Fadila,I., Mamoto, Jafri D., Jasin M (2015) Studi Karakteristik Gelombang pada Daerah Pantai Manati Satu, Jurnal Sipil Statik, Vol.3 No.9, 651-661

Nurfitria Siti,.N., Jasin Ihsan., Halim F (2016) Studi Karakteristik Gelombang pada Pantai Indah di Kelurahan Pohe Kota Gorontalo, Jurnal Sipil Statik, Vol.4 No.3, 145-154

Cindy Anggi,.W., Jasin Ihsan., A.K.T. Dundu (2017) Studi Karakteristik Gelombang pada Daerah Pantai Desa Kalinaung Kab.Minahasa Utara, Jurnal Sipil Statik, Vol.5 No.3, 167-174

Yurwono, Nur. 1992. Dasar Perencanaan Bangunan Pantai Vol. 2 Laboratorium Hidraulika dan Hidrologi, PAU – IT – UGM.

Danial,M,M.2008.Rekayasa Pantai.Alfabeta.Bandung

http://jun13oseanografidanilmukelautan.blogspot.com/gelombang

http://robcroslinggeoblog.blogspot.com/Tipe-Gelombang-Pecah.html.

http://heavy-stuff.com/Arah-angin-yang-dapat-membangkitkan-gelombang.html.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v2i5.557

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.