ANALISIS KEAKURATAN KODEFIKASI DIAGNOSIS FRAKTURE PADA BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT “X” PEKANBARU

Nur Maimun, Tona Doli Silitonga

Sari


Coding mempunyai peran yang sangat penting dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Salah satu kode yang perlu diperhatikan adalah kode diagnosis kasus fraktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengolahan kodefikasi diagnosis penyakit Fraktur pada berkas Rekam Medis di Rumah Sakit “X” Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan persentase keakuratan berkas rekam medis 81,63% untuk kode diagnosis yang akurat dan 18,37% kode diagnosis yang tidak akurat. SPO sudah ada dan sudah disosialisasikan, kurangnya pelatihan, ketelitian, sarana dan prasarana berpengaruh terhadap keakuratan dalam kodefikasi.
Kata kunci: Keakuratan Kodefikasi Diagnosis Fraktur

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Angga, Nurhayati (2012). Keakuratan Kode Penyakit Berdasarkan ICD-10 di Puskesmas Gondokusuman II kota Yogyakarta. Program Diploma Rekam Medis Sekolah Vokasi UGM.

Donny (2017). Ketepatan Pengkodean Diagnosis Kasus Fraktur Pada Pasien Rawat Inap di RSPAU dr. S. HARDJOLUKITO Yogyakarta. Stikes Jendral AchmadYani Yogyakarta

Depkes RI, 2009. Tentang Rumah Sakit. Jakarta

Desiartama, Aryana (2017). Gambaran Karakteristik Pasien Fraktur Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Pada Orang Dewasa di RSU Pusat Sanglah Denpasar.E-Jurnal Medika vol 6 no 5.

Hatta. G. 2013. Pedoman Managemen Informasi Kesehatan Di sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia

Helmi, Noor Zairin (2012). Buku Ajar Gangguan Muskuloskeletal. Jakarta : Salemba Medika.

Luviany Gouw, Laela Indawati (2018). Tinjauan Kompetensi Koder Dalam Menentukan Kode Penyakit Dan Tindakan Rawat Inap Di RSUP Fatmawati. Jakarta

Moenir (2008). Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta :Bumi Aksara

Rustiyanto, Ery (2009). Etika Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan.Yogyakarta :Graha Ilmu.

Rusliyanti, Hidayat, Seha (2006). Analisis Ketepatan Pengkodean Diagnosis Berdasarkan ICD- 10 dengan Penerapan Karakter ke-5 Pada Pasien Fraktur Rawat Jalan Semester II di RSU Mitra Paramedika Yogyakarta. Jurnal Permata Indonesia vol.7 . 1 mei 2016.

Tambunan, Rudi M (2013). Standar Operating Procedures (SOP) (Eds.2) . Jakarta :Maiestas Publishing.

Undang-undang RI. No 36 & RI. No 44 (2009). Kesehatan dan Rumah Sakit. Bandung : Citra Umbara.

Wahid Abdul (2013). Asuhan Keperawatan dengan Gangguan Sistem Muskuloskeletal. Jakarta : CV. Trans Info Media




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v3i2.572

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.