STUDI PENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU DAN KAPUR SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LEMPUNG

Herman Herman, Weno M., Dicky P.

Sari


Stabilisasi tanah merupakan usaha untuk memperbaiki sifat tanah secara teknis dengan menggunakan bahan-bahan tertentu, dengan tujuan untuk mendapatkan tanah dasar menjadi stabil pada semua kondisi. Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk menstabilisasi tanah yang bermasalah. Pada penelitian ini digunakan bahan abu ampas tebu dengan kapur sebagai bahan tambah.
Sampel tanah diambil disekitar perumahan Taman Asri III Desa Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kotamadya Padang, sedangkan abu ampas tebu adalah hasil pembakaran ampas tebu pada pabrik gula merah di Puncak Lawang Agam dan kapur dibeli dari sebuah toko di kota Padang. Komposisi abu ampas tebu adalah 0%, 9%, 12% dan 15%, kapur ditetapkan 8% dari berat kering tanah. Pengujian terdiri dari uji sifat fisis dan uji sifat mekanis baik tanah asli, maupun tanah yang telah dicampur berbagai variasi persentase abu ampas tebu dan 8% kapur, dengan masa pemeliharaan sampel adalah 3 hari.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tanah sampel masuk kedalam kelompok MH (USCS) atau kelompok A-7-5 (32)(AASHTO) yaitu jenis tanah dasar yang buruk. Pencampuran abu ampas tebu dan kapur terhadap tanah dapat memperbaiki sifat-sifat fisis dan sifat-sifat mekanis tanah. Sifat-sifat fisis dapat dilihat dengan menurunnya nilai-nilai batas cair (LL), indeks plastisitas (PI), persen lolos saringan no. 200 dan meningkatnya nilai-nilai batas plastis (PL), batas susut (SL). Sedangkan sifat-sifat mekanis yaitu meningkatnya nilai-nilai kepadatan (γd), CBR (soaked dan unsoaked), kuat tekan bebas (qu), dan menurunnya nilai pengembangan dan tekanan pengembangan tanah. Hasil terbaik dicapai pada pencampuran 9% abu ampas tebu + 8% kapur didalam kandungan tanah.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdurrozak MR., Mufti DN. “Stabilisasi tanah lempung dengan bahan tambah abu sekam padi dan kapur pada subgrade perkerasan jalan “, Jurnal Teknisia Volume XXII, Nomor 2, November 2017

Agustina, S., Fitriyana, L., “Pengaruh feldspar dan ampas tebu terhadap propertis tanah ekspansif” Jurnal Review In Civil Engineering, Volume 3, Nomor 1, 2019.

Aziz, M. “Batu kapur dan peningkatan nilai tambah serta spesifikasi untuk industri”, Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, Volume 6, Nomor 3, Juli 2010, Hal 116 – 131.

Budiman NA. “Pengaruh penambahan abu ampas tebu terhadap sifat fisik dan sifat mekanik tanah lempung ekspansif” Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Volume 17 Nomor 1 Januari 2013.

Deasi D., Daud. AA. “Studi pengaruh kualitas lingkungan geofisik tanah terhadap kerusakan ruas jalan Polisi Militer – Jalan Kejora”, Jurnal Inersia, Volume XII, No.1 Mei 2016.

Hardiyatmo, HC. “Stabilisasi tanah untuk perkerasan jalan raya” Gadjah Mada University Press 2010.

Hardiyatmo, HC. “Mekanika Tanah I” Gadjah Mada University Press 2012.

Maulana G., Ramdhan IN. “Stabilisasi tanah lempung ekspansif menggunakan campuran renolith dan kapur”, Reka Rencana Jornal Online Institut Teknologi Nasional Jurusan Teknik Sipil Itenas Volume 2, Nomor 4, Desember 2016.

Sajati AF., Wulandari S. “Stabilisasi tanah lempung menggunakan campuran abu sekam padi dan kapur dievaluasi dari nilai CBR unsoaked”, Jurnal Jalan-Jembatan Volume 27 Nomor 1, Januari-Juni 2020.

Santuri FS., Agustina DH. “Stabilisasi tanah laterit dengan penambahan kapur terhadap kuat geser tanah”, Sigma Teknika Universitas Riau Kepulauan Volume 3 Nomor 1 2020

Suryadharma H., Hatmoko JT. “Perilaku geser tanah yang distabilisasi dengan abu ampas tebu-semen dan inklusi serat polyester” Media Komunikasi Teknik Sipil Volume 23, nomor 2, 2017.

Triastuti dkk, “Pemanfaatan abu ampas tebu dalam pembuatan beton busa ringan” Jurnal Pemukiman Volume 12, Nomor 1 Mei 2017 hal 20 – 24




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v3i2.601

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.