ANALISIS BETON SERAT DENGAN KAWAT BENDRAT DAN SUBSTITUSI AGREGAT KASAR DENGAN LIMBAH PLASTIK

Deddy Kurniawan

Sari


Concrete is a composition of materials consisting mainly of binding media in which particles or aggregate pigments are embedded. Normal concrete weighs between 1900 kg/m³ to 2400 kg/m³, for the development of concrete technology in this study with the aim of increasing the datility associated with the ability of the material to absorb energy, resistance to shock loads, fatique life, shrinkage, abrasion, fragmentation and spalling as well as the ability to withstand pull and bending moments but have a lighter concrete weight. The effect of normal concrete mixture with rough aggregate substitution with plastic waste recycling on normal concrete with strong press results on concrete life of 14 and 28 days consecutively press strength of 18.98% and 14.21%, and directly proportional to crack time of 11.47% and 16.97%. The resulting crack pattern is dominated by the destruction of cones and halves. The effect of normal concrete mixture with the addition of bendrat wire to normal concrete with strong press results on concrete life of 14 and 28 days respectively press strength 34.31% and 20.47%, and directly proportional to crack time of 20.67% and 4.04%. The resulting crack pattern is predominantly a form of cone destruction and shear. The effect of normal concrete mixture with rough aggregate substitution with recycling of plastic waste and the addition of bendrat wire to normal concrete with strong press results on concrete life of 14 and 28 days respectively press strength of 6.57% and -5.30%, and not directly proportional to crack time of -9.96% and -1.72%. The resulting crack pattern is dominated by a form of shear destruction.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adiprakoso, S.F. (2013). Studi Perilaku Kuat Tekan pada Beton Berserat Baja. Skripsi. Jakarta: Program Studi Teknik Sipil, Universitas Indonesia.

Aji, P. dan Purwono, R. (2010). Pengendalian Mutu Beton Sesuai SNI, ACI dan ASTM. Surabaya: ITSPress.

Amna, K., Wesli dan Hamzani (2014). Pengaruh Penambahan Serat Tandan Sawit terhadap Kuat Tekan dan Kuat Lentur Beton. Teras Jurnal, Vol. 4 (2), hal. 11-20.

Ariatama, A. (2007). Pengaruh PemakaianSerat Kawat Berkait pada Kekuatan Mutu Beton Tinggi Berdasarkan Optimasai Diameter Serat. Tesis. Semarang: Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro.

Badan Standardisasi Nasional. (2004). SNI 15-7064-2004 tentang Semen Portland Komposit. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2011). SNI 1974:2011 tentang Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Uji Silinder. Jakarta: BSN.

Faiz, M.A., Prayitno, S. dan Supardi (2015). Kajian Kapasitas Lentur Balok Beton Mutu Tinggi Metode Dreux Berserat Bendrat dengan Fly Ash. E-Jurnal Matriks Teknik Sipil, hal. 470-478.

Foermansah, R. (2013). Tinjauan Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton dengan Serat Kawat Bendrat Berbentuk “Z” sebagai Bahan Tambah. Naskah Publikasi. Surakarta: Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Gunawan, P., Prayitno, S. dan Aldoko, W. (2015). Pengaruh Penambahan Serat Kawat Bendrat pada Beton Ringan dengan Teknologi Gas terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah dan Modulus Elastisitas. E-Jurnal Matriks Teknik Sipil, hal. 611-619.

Halim, A. (2011). Penambahan Bendrat Untuk Mempertahankan Nilai Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton Akibat Kebakaran. Widya Teknika, Vol. 19 (2), hal. 1-5.

Haq, H.A. dan Andayani, R. (2017). Pengaruh Penambahan Serat Kawat Bendrat dan Serat Ijuk pada Beton K-225 terhadap Kuat Geser. Jurnal Desain Konstruksi, Vol. 16 (1), hal. 76-82.

Hidayat, M.K.B., Purwanto, E. dan Bayzoni (2018). Pengaruh Penambahan Serat Kawat Bendrat pada Mutu Tinggi terhadap Kapasitas Kuat Tekan dan Kuat Lentur. JRSDD, Vol. 6 (2), hal. 199-208.

Julianto, F., Samsurizal, E. dan Mungok, C.D. (2016). Pengaruh Campuran Kawat Bendrat terhadap Kekuatan Balok Beton dengan Mutu 20 MPa. Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura, Vol. 2 (2), hal. 1-10.

Kader, I.M.S. dan Jaya, I.M. (2016). Modifikasi Beton Normal sebagai Rigid Pavement yang Memenuhi Syarat Kuat Lentur. Wahana Teknik Sipil, Vol. 23 (2), hal. 56-63.

Kawulusan, J.A., Manalip, H. dan Dapas, S. O. (2019). Pemeriksaan Kuat Tarik Belah Beton Serat Kawat Bendrat dengan Variasi Sudut Tekuk pada Kedua Ujungnya. Jurnal Sipil Statik, Vol. 7 (5), hal. 513-526.

Kuhu, F.A., Dapas, S.O. dan Mondoringin, M.R.I.A.J. (2019). Pemeriksaan Kuat Tarik Langsung Beton Serat Kawat Bendrat dengan Variasi Sudut Tekuk. Jurnal Sipil Statik, Vol. 7 (6), hal. 673-680.

Malino, L., Wallah,S.E. dan Handono, B.D. (2019). Pemeriksaan Kuat tekan dan Kuat Tarik Lentur Beton Serat Kawat Bendrat yang Ditekuk dengan Variasi Sudut Berbeda. Jurnal Sipil Statik, Vol. 7 (6), hal. 711-722.

Megasari, S.W., Yanti, G. dan Zainuri (2016). Karakteristik Beton dengan Penambahan Limbah Serat Nylon dan Polimer Concrete. Jurnal Teknik Sipil Siklus, Vol. 2 (1), hal. 24-33.

Napitupulu, M. (2013). Analisa dan Kajian Eksperimental Pengaruh Penambahan Serat Bendrat (Serat Kawat) pada Daerah Tarik Balok Beton Bertulang. Skripsi. Medan: Teknik Sipil, Universitas Sumatera Utara.

Rismayasari, Y., Utari dan Santosa, U. (2012). Pembuatan Beton dengan Limbah Plastik dan Karakterisasinya. Indonesian Jurnal of Applied Physics, Vol. 2 (1), hal. 21-31.

Rommel, E. (2016). Pembuatan Beton Ringan dari Aggregat Buatan Berbahan Plastik. Jurnal Gamma, Vol. 9 (1), hal. 137-147.

Soebandono, B., Pujianto, A. dan Kurniawan, D. (2013). Perilaku Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton Campuran Limbah Plastik HDPE. Jurnal Ilmiah Semesta Teknika, Vol. 16 (1), hal. 76-82.

Suprihatin, S. (2013). Tinjauan Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton dengan Serat Kawat Bendrat Berbentuk “W” sebagai Bahan Tambah. Naskah Publikasi. Surakarta: Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Uluhiyah, A. (2018). Pengaruh Penambahan Serat Bendrat Dan Penambahan Serbuk Kaca Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Terhadap Sifat Mekanik Beton. Artikel Ilmiah. Mataram: Jurusan Teknik Sipil, Universitas Mataram.

Widodo, A. (2012). Pengaruh Penggunaan Potongan Kawat Bendrat pada Campuran Beton dengan Konsentrasi Serat Panjang 4 Cm Berat Semen 350 Kg/M3 dan FAS 0,5. Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan, Vol. 14 (2), hal. 131-140.

Witjaksana, B. (2016). Penambahan Fibre Steel pada Campuran Beton (Tinjauan terhadap Kuat Tekan pada Umur Beton 3 Hari). Jurnal Hasil Penelitian LPPM Untag Semarang, Vol. 1 (2), hal. 209-216.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v3i2.616

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.