HUBUNGAN JENIS SUMBER AIR DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN PENYAKIT DERMATITIS DI DESA BANTAN TIMUR KECAMATAN BANTAN KABUPATEN BENGKALIS

Eliza Fitria, Linda Hayani

Sari


Skin diseases is one of the most common diseases in tropical countries, including Indonesia. Dermatitis is an inflammation of the skin characterized by itching, which can be in the form of thickening or reddish spots, clustered or scattered, sometimes scaly, watery and others due to the skin surface is exposed to materials or elements in the environment (exogenous factors). In 2015, Dermatitis was included in the 8 largest diseases in the working area of Selatbaru health center that continues to increase every year until early 2020. The purpose of this study to determine the correlation water source types and personal hygiene with Dermatitis incidence in Darul Takzim Bantan Timur Village Bantan District Bengkalis Regency. The design of this research quantitative research with Cross Sectional approach, the number of samples are 56 respondents were taken by purposive sampling technique. The analysis used in this research is univariate and bivariate analysis. The results showed that there was a correlation between water source types and Dermatitis incidence p value = 0,000, which means p value < α and there was no correlation between personal hygiene and Dermatitis incidence p value = 0,555, which means p value > α in Darul Takzim Bantan Timur Village Bantan District Bengkalis Regency. For that it is suggestions for Bantan Timur government to make a clean water source procurement program, issuing policy about the prohibition waste disposal to the trench and collaborate with Selatbaru health center to conduct quality of physically, bacteriologically, and chemically on each water source, find solutions to solve the water source problems, and socializate to public about clean and healthy lifestyle especially the health requirements of water source.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aisyah, dkk. (2012). Hubungan Hygiene Perorangan Dan Pemakain Alat Pelindung Diri Dengan Keluhan Gangguan Kulit Pada Pekerja Pengupas Udang di Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan. Jurnal Lingkungan dan Kesehatan Kerja: (2). 1-9.

Btari, Sekar Saraswati Ardana Putri. (2011). Hubungan Higiene Perseorangan, Sanitasi Lingkungan dan Status Gizi Terhadap Kejadian Skabies pada Anak. Undergraduate thesis. Universitas Diponegoro Semarang.

Djuanda, dkk. (2010). Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Hardiyanti, dkk. 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gejala Dermatitis Kontak Pada Pekerja Bengkel Di Kelurahan Merdeka Kota Medan Tahun 2015. Jurnal Lingkungan dan Kesehatan Kerja: (1) 1-7.

Hidayat, A. A. Alimul. (2010). Konsep Personal Hygiene. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Jesika, Presilia. (2016). Hubungan Jenis Sumber Air dan Personal Hygiene dengan Kejadian Penyakit Dermatitis Di Desa Kedungrandu Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas Tahun 2016. Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang. (35), 278-396.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2009). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Profil kesehatan Indonesia Tahun 2014. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Profil kesehatan Indonesia Tahun 2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kristanti, Liani. (2017). Hubungan Kualitas Fisik Air Dan Personal Hygiene Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Alergi (Studi pada Masyarakat Tambak Rejo, Kelurahan Tanjung Mas Semarang). Undergraduate thesis. Universitas Muhammadiyah Semarang.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2011). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Sari, Resti Rulfima, Safri, dan Rismadefi Woferst. (2018). Gambaran Kejadian Penyakit Kulit Pada Masyarakat Pengguna Air Sungai Kuantan. Jurnal Online Mahasiswa. (5) 2

Saryono dan Anggriyana Tri Widianti. (2010). Catatan Kuliah Kebutuhan Dasar Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.

Slamet, Juli Soemirat. (2014). Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Varios, Ryan Yutri. (2014). Wah, Diskes Riau Temukan 44.456 Kasus Penyakit Akibat Kabut Asap. Dipetik Mei 05, 2020, dari Surat Kabar Online GoRiau.com: https://www.goriau.com/berita/baca/wah-diskes-riau-temukan-44456-kasus-penyakit-akibat-kabut-asap.html




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v3i2.622

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.