KERUKUNAN HIDUP BERTETANGGA DI KELURAHAN BANUARAN NAN XX

Yohanis Yohanis

Sari


Tetangga adalah bagian kehidupan manusia yang hampir tidak bisa dipisahkan. Sebab manusia memang tidak semata-mata makhluk individu, tapi juga merupakan makhluk sosial, kenyataannya manusia memang tidak bisa hidup sendirian satu sama lain harus selalu bekerjasama dalam mencapai kebaikan bersama. Maka penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi tentang kerukunan bertetangga yaitu etika, akhlak, dan norma, serta masalah-masalah dan upaya yang dilakukan warga Kelurahan Banuaran Nan XX.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan keadaan sebenarnya dari fenomena objek yang diteliti dan didasarkan pada data alamiah yang berupa kata-kata dalam mendeskripsikan objek yang diteliti. Informan penelitian ini diambil secara purposive sampling dimana informan yang diambil didasarkan kepada orang yang memiliki wawasan dan pengetahuan tentang topik penelitian.
Hasil penelitian lapangan adalah sebagai berikut : (1) Kerukunan hidup bertetangga yaitu etika bertetangga sudah baik sesuai dengan ajaran islam, akhlak bertetangga yang dilakukan warga yaitu dengan saling memberi salam dan bertegur sapa, menghadiri undangan, menjenguk tetangga yang sakit, dan pergi melayat kalau ada kemalangan. Norma kesopanan dan agama yang ada dalam kehidupan bertetangga yaitu memberi salam dan bertegur sapa, menjenguk saat ada yang sakit, membagi makan, menghadiri undangan, dan pergi melayat, serta norma hukum yang dilakukan yaitu mencuri. (2) Masalah-masalah yang terja di Kelurahan Banuaran Nan XX yaitu: anak tetangga mencuri dan bertengkar, suka mengurus urusan orang lain (bergunjing), iri, dan dengki, kemalingan, dan sampah disekitar tempat tinggal. (3) Upaya-upaya yang dilakukan yaitu: menasehati sang anak agar tidak mengulanginya lagi, saling membantu, saling memaafkan, saling menghormati dan menghargai baik sesama maupun beda agama, serta bermusyawarah.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdulsyani. 2002. Sosiologi Skematika, teori, dan Terapan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Bertens. 1993. Etika. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Burhanuddin Salam. 2002. Etika Sosial Asas Moral dalam Kehidupan Manusia. Jarkarta: PT. Rineka Cipta.

Moleong, Lexy J. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Soejono Soekanto. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Prasada

Lukman Hakim. 2012. Hidup Bertetangga, dalam (http://www.ahlisyukur.com) diakses pada tanggal 12/01/2013.

Masyuri Aripin. 2008. Pancasila Sebagai Sumber Nilai, dalam (http://exalute.wordpress.com) diakses pada tanggal 25/01/2012.

Sahrun. 2011.Masyarakat Pluralisme, dalam http://id.wikipedia.0rg/wiki) diakses pada tanggal 17/03/2013.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v3i2.624

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.