PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH KERAMIK, SERBUK ARANG BRIKET DAN SIKACIM CONCRETE ADDITIVE TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL

Mulyati Mulyati, Eko Hermansyah Putra

Sari


Salah satu yang mempengaruhi nilai kuat tekan beton adalah jenis agregat yang digunakan. Dalam pembuatan beton dapat juga digunakan bahan-bahan berupa limbah sebagai alternative pengganti agregat. Saat ini berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kuat tekan beton diantaranya menggunakan bahan tambah untuk campuran beton yang dapat berfungsi sebagai filler atau sebagai additive. Penelitian ini memanfaatkan limbah keramik sebagai pengganti agregat kasar, serta menggunakan bahan tambah serbuk arang briket dan sikacim concrete additive dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah keramik, serbuk arang briket dan sikacim concrete additive terhadap kuat tekan beton normal. Kuat tekan beton rencana adalah K-250 dengan menggunakan variasi limbah keramik 10%, 20%, 30% dari berat agregat kasar, dan serbuk arang briket 5% dari berat semen, serta sikacim concrete additive 0,7% dari volume air. Perencanaan mix design menggunakan metode SNI T-15-1990-03, dan pembuatan benda uji menggunakan cetakan kubus untuk pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari. Hasil pengujian kuat tekan beton diperoleh untuk beton normal sebesar 292 kg/cm2, untuk penggunaan 10% limbah keramik, 5% serbuk arang briket dan 0,7% sikacim concrete additive sebesar 273,39 kg/cm2, untuk penggunaan 20% limbah keramik, 5% serbuk arang briket dan 0,7% sikacim concrete additive sebesar 307,76 kg/cm2, untuk penggunaan 30% limbah keramik, 5% serbuk arang briket dan 0,7% sikacim concrete additive sebesar 274 kg/cm2. Pada penggunaan 20% limbah keramik, 5% serbuk arang briket dan 0,7% sikacim concrete additive dapat meningkatkan kuat tekan beton sampai 5,4% dari kuat tekan beton normal.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amrulloah, I. F. (2012). Analisis Kuat Tekan Beton Dengan Bahan Tambah Serbuk Halus Gelas dan Serbuk Halus Arang Briket, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Anonim.

Anonim. (1990). SNI 03-1974-1990: Metode Pengujian Kuat Tekan Beton. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta

Anonim. (1993). SNI 03-2834-1993: Tata Cara Campuran Beton Normal. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta

https://www.slideshare.net/ihsanmail/bahan-aditif-pada-beton. PT. Sika Indonesia. Cibinong-Bekasi.

Jamal, M., Widiastuti, M., Anugrah, A. T. (2017). Prosiding Seminar Nasional Teknologi IV. Pengaruh Penggunaan Sikacim Concrete Additive Terhadap Kuat Tekan Beton Dengan Menggunakan Agregat Kasar Bengalon Dan Agregat Halus Pasir Mahakam. Samarinda.

Mulyati, Noviardi, D., (2011). Pemanfaatan Pecahan Keramik Sebagai Agregat Kasar Untuk Campuran Beton Normal. Jurnal Momentum Institut Teknologi Padang Vol 11, No.2. Padang.

Novrianti, Respati, R., Muda, A. (2014). Pengaruh Aditif Sikacim Terhadap Campuran Beton K 350 Ditinjau Dari Kuat Tekan Beton. Media Ilmiah Teknik Sipil. Vol 2, No 2. Palangkaraya.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v3i2.639

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.