UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V UPT. SD NEGERI 22 BARINGIN

Eni Rosda

Sari


Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti terlihat bahwa proses belajar mengajar yang dilakukan guru masih memberikan penugasan, penugasan yang dimaksud yaitu guru memberikan materi kemudian memberikan conoth soal setelah itu langsung memberikan tugas kepada siswa tanpa memberikan penjelasan terhadap tugas yang telah diberikan. guru kurang menggunakan metode secara maksimal dalam menyampaikan materi sehingga siswa merasa bosan saat pembelajaran matematika Aktivitas yang dimaksud yaitu partisipasi siswa dalam proses pembelajran, siswa memperhatikan saat guru menyampaikan materi, siswa menjawab saat guru bertanya, dan mampu mengerjakan soal yang diberikan guru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untu mengetahui terjadinya peningkatan aktivitas dan hasil belajar pada mata pelajaran matematika denggan menggunakan metode drill(latihan). Metode drill (latihan) merupakan metode yang mengajarkan siswa untuk melaksanakan kegiatan latihan agar siswa memiliki keterampilan dalam mengerjakan latihan-latihan soal secara berulang. Subyek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V UPT SD Negeri 22 Baringin yang berjumlah 19 siswa dan objek dalam penenlitian ini adalam materi volume bangun ruang kubus dan balok. Dalam penelitian ini dilakukan selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari satu kali tatap muka. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes untuk mengukur hasil belajar dan metode dokumentasi untuk mengamati aktivitas siswa dan juga metode dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Dalam penelitian ini aktivitas siswa dengan hasil belajar dengan menggunakan metode drill berhasil mecapai target yang diinginkan. rata-rata persentase aktivitas siswa pada siklus I 70,6% dan meningkat sebanyak 10,4% pada siklus II sebesar 81%. Presentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I mencapai 73,7% meningkat 15,8% pada siklus II ketuntasan hasil belajar mencapai 89,5%.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abuddin Nata, (2011) Perspektif Islam Tentang Strategi Pembelajaran, Jakarta: Kencana Prenada Media Grup

Ahmadi, Abu and Widodo Supriyono,(2013) Psikologi Belajar, Jakarta: PT Rineka Cipta,

Anas Sudijono. (2010). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.

Arikunto, S. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara

Arikunto, S. (2008). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Karya

Djamarah, Syaiful Bahri and Aswan Zain, (2010) Strategi Belajar Mengajar, edition, Jakarta: PT Rineka Cipta,

Hamalik, Oemar. (2015). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara

Hanafiah, dan Cucu Suhana. (2009). Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: PT

Refika aditama

Mujib, Muhaimin Abdul, (1993) Pemikiran Pendidikan Islam, Bandung: Trigenda Karya

Nashar, (2004) Peranan Motivasi dan Kemampuan Awal dalam Kegiatan Pembelajaran, Jakarta: Dillia Press,

Ngalim Purwanto (2004), Psikologi Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosdakarya,

N.K, Roestiyah, (2012) Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Rineka cipta

Susanto, Ahmad, (2013) teori belajaran dan pembelajaran di sekolah dasar, Jakarta: kencana prenada nedia group

Wina Sanjaya. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Kencana.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v3i3.822

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.