TINJAUAN HUKUM TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN JUAL BELI ONLINE MELALUI E-COMMERCE MENUEUR PASAL 1320 KUHPERDATA

Nafa Amelsi Triantika, Elwidarifa Marwenny, Muhammad Hasbi

Sari


Penelitian ini dilatar belakangi karena pelaksanaan perjanjian jual beli online diatur berdasarkan pasal 1320 KUHPerdata tentang syarat sah perjanjian yang berisi adanya kesepakatan kedua belah pihak, adanya kecakapan bertindak, adanya objek perjanjian serta adanya causa yang halal. Berdasarkan hal tersebut penulis tertarik melaksanakan penelitian ini, adapun rumusan masalahnya 1.bagaimana bentuk pengaturan hukum terhadap perjanjian jual beli online melalui e-commerce dan 2.bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap pembeli dalam pelaksanaan jual beli online melalui e-commerce jika penjual melakukan wanprestasi. Untuk menjawab hal tersebut penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Kesimpulan dari penulisan skripsi ini yaitu pengaturan pelaksanaan jual beli online melalui e-commerce diatur pasal 1320 KUHPerdata tentang syarat sah perjanjian yaitu adanya kesepakatan kedua belah pihak, adanya kecakapan bertindak, adanya objek perjanjian dan adanya causa yang halal sedangkan perlindungan hukum terhadap pembeli jika penjual melakukan wanprestasi diatur oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang ITE.

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.33559/esr.v2i2.488

Jumlah Kunjungan

Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Anda Pengunjung Ke- Flag Counter