ANALISIS STRUKTUR PASCA KEBARAKAN GEDUNG PASCASARJANA UNIVERSITAS MUHAMMDIYAH SUMATERA BARAT

Annisa Putri, Masril Masril, Elfania Bastian

Sari


Perkuatan atau retrofitting struktur secara umum dapat diartikan sebagai penambahan komponen-komponen struktur baru kepada sistem yang lama sehingga terjadi peningkatan kinerja struktur. Ketika sebuah bangunan terbakar, belum tentu bangunan tersebut tidak bisa di pakai kembali, maka dari itu bangunan tersebut tidak harus dirobohkan, karena jika struktur bangunan masih bisa digunakan lebih baik diberi perkuatan (retrofitting), menganalisis struktur yang diberi perkuatan menggunakan bantuan program SAP2000. Cara ini dilakukan karena lebih efesien, baik dari segi waktu maupun biaya, dari pada harus membangun kemabali bangunan tersebut. Dari analisis Struktur Pasca Kebakaran Gedung Pascasarjana masih tergolong aman dan masih bisa dipakai Kembali dengan hasil perhitungan kolom sebelum dilakukan perkuatan memiliki Gaya berat / Luas sebesar 0.74 kg/mm2, sedangkan kolom setelah dilakukan perkuatan Gaya berat/Luas sebesar 0.3 kg mm2, sehingga hal ini membuktikan bahwa kolom dengan perkuatan lebih efisien digunakan pada struktur yang telah terbakar dalam menahan beban. Konstruksi perkuatan struktur, merupakan salah satu solusi agar dapat memperkecil biaya pada pembangunan tanpa harus merobohkan bangunan lama.

Kata Kunci : Perkuatan struktur yang telah terbakar (retrofitting),SAP200 V11.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Apriani Widya. (2013). Analisis Buckling Restrained Braces System sebagai

Retrofitting pada Bangunan Beton Bertulang Akibat Gempa Kuat. Depok: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 12 No. 2,

September, (2013).

Asroni, Ali. (2017). Teori dan Desain Balok Plat Beton Bertulang Berdasarkan SNI 2847-(2013). Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Bowles, J.E., (1993). Sifat-Sifat Fisis dan Geoteknis Tanah, Edisi Kedua. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Chaimahawan, P., Pimanmas, A, (2009). Seismic retrofit of substandard beam-column joint by planar joint expansion, Material and Structures 42, pp 443 – 459.

Deddy Kurniawan, ST, MT. Identifikasi Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kinerja Waktu Pelaksanaan Kontruksi Gedung Secara Swakelola. Bukittinggi: Rang Teknik Journal. Vol. 1 No. 2, 2018

Dipohusodo, Istimawan. (1999). Struktur Beton Bertulang. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Dipohusodo, Istimawan. (1994). Struktur Beton Bertulang. Jakarta: Gramedia pustaka utama.

El-Dakhakhni, W. W., Hamid, A. A., Elgaaly, M. (2004). Seismic Retrofit of ConcreteMasonry- Infill Steel Frames with Glass Fiber Reinforced Polymer. Journal of Structural Engineering, ASCE, vol. 130 no. 9, September, (2004)

Elfania Bastian ST, MT. Anallisis Pengaruh Infilled Frame Terhadap Displacement Struktur Rangka. Buittinggi: Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah Menara Ilmu Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Vol. 14 No. 1, 2020

Isneini, Mohd. (2009). Kerusakan dan Perkuatan Struktur Beton Bertulang. Lampung: Jurnal Teknik Sipil.

Kusuma, Gideon dan Vis, W.C, dan Andriaano, Takim., (1993). Grafik dan Tabel Perhitungan Beton Bertulang. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Masril, ST, MT. Analisis Perilaku Struktur Atas Gedung Asrama Pusdiklat IPDN Baso. Bukittinggi: Rang Teknik Journal. Vol. 2 No. 1, 2019

Mulyono, T., (2004)., Teknologi Beton, Andi, Yogyakarta.

Nawy, Edward G,. (1998), Beton Bertulang Suatu Pendekatan Dasar. Cetakan kedua, Bandung: PT. Refika Aditama.

SNI-03-2847-(2002). Tata Cara

Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional BSN.

SNI-2847-(2013). Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional BSN.

Sudarmoko, (1996). Diagram Perancangan Kolom Beton Bertulang. Yogyakarta: Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada.

Sulendra I.K., (2005), Kerusakan Akibat Gempa dan Metode Perbaikan Elemen

Struktur Pasca Gempa, Jurnal SMA Tek vol.3 No. 1, 12-20.

Tumialan, J. G., A. Nanni., (2002). Strengthening of Masonry Walls with FRP Bars. Composites Fabricator Magazine, March (2002). Arlington, VA.

Tjokrodimuljo, Kardiyono. (1992). Teknologi Beton. Yogyakarta: Fakultas Teknik UGM.




DOI: https://doi.org/10.33559/err.v1i1.1109

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter