EVALUSI SALURAN SEKUNDER IRIGASI SIGATA KOTA PADANG PANJANG

Asrul Asrul, Surya Eka Priana, Selpa Dewi

Sari


Irigasi merupakan usaha penyediaan, pengaturan dan penyaluran air irigasi untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa,dan irigasi tambak. Irigasi berarti mengalirkan air dari sumber air yang tersedia kepada sebidang lahan untuk memenuhi kebutuhan            tanaman.          Irigasi             sangat    penting                                   dalam                     pemenuhan produksi pangan nasional seperti pada saluran irigasi Sigata Kota Padang Panjang.Untuk mengetahui kondisi dan keadaan irigasi dilakukan dengan mengevaluasi saluran irigasinya Jaringan Irigasi Sigata terletak di Kelurahan Ngalau Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang. Jaringan Irigasi ini merupakan salah satu Jaringan yang digunakan sebagai pengairan lahan pertanian masyarakat di Kelurahan Ngalau. Tipe saluran yang di evalusasi adalah saluran primer, berdasarkan pengamatan lapangan ukuran saluran tersebut yaitu b1 0,70 cm b2 0,50 cm h 0,60 cm untuk saluran yang di rencanakan yaitu b1 1,8 cm, b2 1,3 cm, h 1,4 cm Metode pengelolaan data curah hujan yang digunakan adalah Harspersdan Gumbel, dengan hasil perhitungan utuk R 5 tahun 3021 mm dan R10 tahun 4713 mm. Berdasarkan perhitungan dimensi existing saluran yang ada dilapangan tidak memenuhi syarat karena nilai Qmax 29,72 m³/ dt lebih besar dari Q rencana 2,73 m³/dt, sehingga ketika terjadi banjir saluran tidak dapat mampu untuk menampung atau meluap. Dan berdasarkan hasil perhitungan yang akan direncana nilai Q rencana 32,54 m³/dt lebih besar dari nilai Qmax 29,72 m³/ dt jadi berdasarkan dimensi saluran yang direncana dapat menampung curah hujan yang mksimal.

 

Kata kunci : Saluran irigasi, curah hujan, debit, dimensi saluran, Harspers, Gumbel


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dewi, S. (2018). Menentukan Distribusi Representatif Frequensi Curahan Hujan Harian Maksimum Dengan Metodehistogram Dan Metode Parametik Di Provinsi Sumatera Barat. Rang Teknik Journal, 1(1).

ELITA DWI SAPUTRI, E. L. I. T. A.

Penentuan Skala Prioritas Perbaikan

Jaringan Irigasi Pada Saluran Sekunder Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember.

FITRIANI, F. (2020). Analisis Pemanfaatan Saluran Irigasi Bendungan Tanju Untuk Mencukupi Kebutuhan Air Tanaman Padi Pada Petak Sawah Di Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu (Doctoral dissertation, Universitas_Muhammadiyah_Matara m).

Hariany, S., Rosadi, B., & Arifaini, N. (2011). Evaluasi Kinerja Jaringan Irigasi Di Saluran Sekunder Pada Berbagai Tingkat Pemberian Air Di Pintu Ukur. Rekayasa: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung, 15(3), 225-236.

ISNANTO, I. (2017). Evaluasi Sistem Saluran Sekunder Dan Saluran Tersier Pada Jaringan Irigasi Distrik Nabire Barat. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik Sipil, 1(1).

Jaiz, N. A. (2020). Revitalisasi Saluran Jaringan Irigasi Air Tanah (Jiat) Desa Batudinding Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep (Doctoral dissertation, Universitas Wiraraja).

Klau, M. (2016). Evaluasi Dan Pengelolaan Jaringan Irigasi Di Daerah Irigasi Torowan Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang (Doctoral dissertation, ITN Malang).

MAULANA, I., Sjafari, A., & Fuad, A. (2011). Implementasi Peraturan Mentri Pu Nomor 30/Prt/M/2007 Tentang Pedoman Pengembangan

Dan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif Di Uptd Irigasi Dinas Pekerjaan Umum (Dpu) Kec Pamarayan Kab Serang (Doctoral dissertation, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa).

Marpaung, L. (2016). Evaluasi Jaringan Saluran Irigasi Paya Sordang Kabupaten Tapanuli Selatan.

Pramono, S., Wahyudi, S. I., & Asfari, G. D. (2017, August). Evaluasi dan Penentuan Prioritas Rehabilitasi Jaringan Irigasi (Studi Kasus Pada Daerah Irigasi di Kabupaten Brebes). In Prosiding Seminar Nasional Inovasi Dalam Pengembangan SmartCity (Vol. 1, No. 1).




DOI: https://doi.org/10.33559/err.v1i1.1112

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter