ANALISIS SUBSTITUSI AGGREGAT KASAR MENGGUNAKAN LIMBAH KERAMIK TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Sari Fitri Yeni, Ishak is, Febrimen Herista

Sari


Limbah keramik merupakan salah satu limbah yang dihasilkan dari perenovasian rumah maupun gedung di Kota Bukittinggi yang tidak dimanfaatkan. Pemanfaatan kembali limbah keramik menjadi salah satu alternatif yang menguntungkan. Maka perlu dilakukan penelitian dengan memanfaatkan limbah yang selama ini tidak dimanfaatkan menjadi bahan campuran beton. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan pengolahan limbah  keramik menjadi beton sebagai agregat pencampuran beton, guna untuk mengetahui kuat uji tekan beton. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah keramik sebagai substitusi aggregat kasar terhadap kuat tekan beton, untuk mengetahui kuat tekan optimal pada substitusi aggregat kasar dengan limbah keramik 2%, 5%, dan 8% dalam campuran beton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif ( penelitian di labor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat ). Dengan mengganti aggregat kasar menjadi limbah keramik sebanyak 2% menghasilkan kuat tekan 220,44 kg/cm2, 5% menghasilkan kuat tekan 201,70 kg/cm2, dan 8% menghasilkan kuat tekan 228,47 kg/cm2 di umur 28 hari. Yang mana dengan campuran limbah keramik membuat kuat tekannya menurun dari beton normal yang kuat tekannya 251,67 kg/cm2 di umur 28 hari. Tetapi kuat tekan beton normal meningkat dari mutu beton yang direncanakan yaitu K-250 menjadi 251,67 kg/cm2.

 

Kata kunci : aggregat kasar, beton, limbah keramik, kuat tekan, substitusi.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aji, Pujo & Rahmat Purwono. 2010, “Pengendalian Mutu Beton”, itspress Surabaya.

Anonim, 2002, “Metode Pengujian Kuat Tarik Belah Spesimen Beton Silinder”SK SNI 2491-2014, Badan Standar Nasional (BSN).

Anonim, 2000, “Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal” SK SNI 03-2834-2000, Badan Standar Nasional (BSN).

Bardoso H & Bernardinus Herbuniman. “Pemanfaatan Beton Daur Ulang Sebagai Substitusi Agrtrgat Kasar Pada Beton Mutu Tinggi”, Bandung:Fakultas Teknik Institut Teknologi Nasional, 2010.

Chandra Ghandi, Kumala. 2013. Pengaruh Penggunaan Pecahan Keramik Sebagai Pengganti Agregat Kasar Terhadap Pembuatan Bata Beton Bertulang. (Skripsi). Universitas Negeri Semarang.

Irawan, Dedi. 2020. Pengaruh Pemanfaatan Limbah Bata Merah Sebagai Bahan Campuran Terhadap Sifat Mekanik Batako. (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Mataram.

Mulyono, Tri. 2003, “Teknologi Beton”, Penerbit Andi, Yogyakarta.

Mulyono dalam Lestari, Indah.(2017). Pengaruh Penambahan Zat Aditif Sika Terhadap Kekuatan Beton. Proyrek Akhir. Padang : Program Studi Teknik Sipil Bangunan Gedung, Universitas Negeri Padang.

Nugraha. P, Antoni. 2007, “Teknologi Beton dari Material, Pembuatan, Beton kinerja Tinggi”, Penerbit Andi, Surabaya.

Ridwan Ahmad. Sigit Winarto. 2019. Studi Experimen Kuat Tekan Beton Dengan Memanfaatkan Limbah Keramik dan Bata Merah. JURMATEKS. Volume 2. No 1.

Saputra,D.(2017). Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton Terhadap Adanyya Bahan Tambah Serat Mengkuang (Pandanus Artocarpus) Dan Subsitusi Semen Dengan Fly Ash. Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung, Blitar.

Soelarso dkk. 2016. “Pengaruh Penggunaan Limbah Beton Sebagai Pengganti Agregat Kasar Pada Beton Normal Terhadap Kuat Tekan Dan Modulus Elastisitas”, Banten: Fakultas Teknik Uiversitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Tjokrodimuljo, K. 2012. “Teknnologi Beton”, penerbit KMTS FT UGM.




DOI: https://doi.org/10.33559/err.v1i1.1115

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter