PERENCANAAN SALURAN D.I MUNGGU II PADANG PANJANG TIMUR KOTA PADANG PANJANG

Hasnah Wita

Sari


Irigasi merupakan salah satu sarana pemanfaatan sumber daya air yang berfungsi sebagai penyedia, pengatur dan penyalur air untuk menunjang lahan pertanian guna memenuhi kebutuhan tanaman secara optimal.  Jaringan irigasi adalah suatu saluran bangunan utama dan bangunan pelengkapnya yang merupakan satu kesatuan dan diperlukan pengaturan air irigasi mulai dari penyediaan,pengambilan, pembagian, pemberian, penggunaan,  dan pembuangan air irigasi, satu kesatuan wilayah mendapatkan air dari suatu jaringan irigasi tersebut dengan daerah irigasi.  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dimensi saluran irigasi yang efektif di daerah Munggu II Padang Panjang.  Pengumpulan data primer untuk penelitian ini menggunakan metode survei langsung dan observasi lapangan pada daerah irigasi Munggu II.  Untuk pengumpulan data sekunder diperoleh langsung dari BMKG dan Bidang Pengairan Dinas PUPR Kota Padang Panjang dengan meminta dan melihat langsung data-data pada instansi tersebut. Metode pengolahan data menggunakan perhitungan manual sesuai dengan metode rasional untuk menghitung curah hujan, dan rumus manning untuk debit saluran.  Setelah dilakukan perhitungan maka didapat debit saluran dari dimensi saluran irigasi tipe penampang trapesium dengan debit saluran primer = 1,8 m3/dt, saluran sekunder 1 = 0,533 m3/dt, saluran tersier = 0,967 m3/dt. Dan dimensi rencana saluran primer dengan lebar dasar B = 1,73 dan tinggi air 0,962 m dengan muka air normal = 2,752 m3/dt muka air banjir = 3,98  m3/dt, dimensi rencana saluran sekunder dengan lebar dasar B = 0,78 m dan tinggi air 0,78 m3/dt, dan dimensi rencana saluran tersier dengan lebar dasar B = 1,007 m dan tinggi air 1,007 m3/dt.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ambler, Jhon, S. (1991). Irigasi Di Indonesia Dinamika Kelembagaan Petani LP3ES. Jakarta.

Aslan, Muhammad. 1999. “Irigasi dan Bangunan Air”. Jakarta; Universitas Guna Dharma.

Badan Pusat Statistik Kota Padang Panjang, Https://PadangPanjangKota.bps.go.id/publication/2019/09/26/f27c019a39994c21ddf292ec/kecamatan-padang-panjang-timur-dalam-angka-2019.html

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2021). Data Klimatologi Stasiun Geofisika Sicincin 2022-2020. Sicincin.

Bosur,A. (2016). Perencanaan jaringan irigasi batang Sontang Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman.

Effendy, 2012. “Disain Saluran Irigasi”. Palembang; Pilar Jurnal teknik Sipil.

Hasibuan, HS. 2016. “Analisa Kebutuhan Air Irigasi Daerah Irigasi Sawah Kabupaten Kampar”. Riau;Jurusan Teknik Sipil Universitas Riau

Kamiana, I Made. 2011. “Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air”. Yogyakarta; Graha Ilmu.

Kem. PU Ditjen SDA DI. (2013). Perencanaan Jaringan Irigasi KP. 01. Penerbit Ditjen SDA. Jakarta.

Kem. PU Ditjen SDA DI. (2013). Perencanaan Jaringan Irigasi KP. 02. Penerbit Ditjen SDA. Jakarta.

Kem. PU Ditjen SDA DI. (2013). Perencanaan Jaringan Irigasi KP. 03. Penerbit Ditjen SDA. Jakarta.

Kem. PU Ditjen SDA DI. (2013). Perencanaan Jaringan Irigasi KP. 04. Penerbit Ditjen SDA. Jakarta.

Kem. PU Ditjen SDA DI. (2013). Kriteria Standar Perencanaan Irigasi Petak Tersier KP. 05 . Penerbit Ditjen SDA. Jakarta.

Kem. PU Ditjen SDA DI. (2013). Perencanaan Jaringan Irigasi KP. 06. Penerbit Ditjen SDA. Jakarta.

Kem. PU Ditjen SDA DI. (2013). Perencanaan Jaringan Irigasi KP. 07. Penerbit Ditjen SDA. Jakarta.

Monica S. 2013. Analisa Kebutuhan Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan. Arsip Tugas Akhir Perpustakaan Jurusan Teknik Sipil Universitas Sriwijaya.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 26 tahun 2006 tentang irigasi.

Purwanto dan Ikhsan, Jazaul. 2006. Analisa Kebutuhan Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Bendung Mrican. Jurnal Ilmiah Semesta Teknika. Jurusan Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Vol. 9, No.1, 206:83-93

Richard G. Allen, Luis S. Pereira, Dirk Raes, MartinSmith. 1998 FAO IRRIGATION AND DRAINAGE PAPER No. 56 Crop Evapotranspiration (guidlines for computing ctop water requirment). FOOD AND AGRICULTURE ORGANIZATION OF THE UNITED NATION, Rome

Saragih, Darman F. 2012. “Hidrologi”. Medan: Politeknik Negeri Medan

Shidarta, SK.1997. Irigasi dan Bangunan Air Gunadharma, Jakarta

Siregar, T.H. 2017. Analisa Perhitungan Dimensi Saluran Irigasi Bendung Sei Padang Daerah Irigasi Bajayu Kab. Serdang Berdagai. Fakultas Teknik, Unimed Area Medan.

Sosrodarsono, Suyono dan Takeda, Kensaku. 2003. Hidrologi Untuk Pengairan. Pradmna Paramita, Jakarta

Sudjawardi, (1990). Teori Dan Praktek Irigasi Pusat Antar Universitas Ilmu Teknik, Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Talitha, Juan. 2010. Studi Optimasi Pola Tanam Pada Daerah Irigasi Jarito Dengan Menggunakan Program Linier. Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November

Tumiar K. Manik, R. Bustomi Rosadi, Agus K. 2012. Evaluasi Metode Penman-Monteith dalam Menduga Laju evapotranspirasi Standar (ET0) di Daratan Rendah Propinsi Lampung, Indonesia. Jurnal Keteknikan Prrtanian Jurusan Teknik Pertanian Universitas Lampung.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter