PENGARUH CAMPURAN SERAT BATANG PISANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU Fc’ 14.5 MPa

Jihan Ramadhan, Masril Masril, Selpa Dewi

Sari


Beton adalah campuran antara semen portland atau semen hidraulik yang lain, agregat halus, agregat kasar dan air dengan atau tanpa bahan tambah membentuk massa padat (SNI 03-2847, 2002). Bahan tambah yang mungkin dapat meningkatkan gaya tekan pada beton adalah dengan penambahan serat. Bahan tambah serat diyakini mampu meningkatkan kapasitas geser (tarik diagonal) pada suatu balok beton/mortar. Salah satu hasil eksperimen yang dilakukan peneliti sebelumnya adalah campuran beton dengan penambahan serat pisang yang memiliki dengan hasil berkurangnya kekuatan tekan beton, namun keretakan yang diakibatkan oleh susut menjadi lebih kecil. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui berapa besar pengaruh serat batang pisang sebagai campuran terhadap kuat tekan beton. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada beton berumur 7, 14 dan 28 hari dengan komposisi serat batang pisang 0%, 6%, 10% dari berat semen. Berdasarkan nilai kuat tekan beton yang dihasilkan dari pengujian pada umur 28 hari dapat disimpulkan bahwa semakin besar persentase beton campuran serat batang pisang maka semakin meningkat kuat tekan beton yang dihasilkan. Penambahan persentase 6% dan 10% pada umur 28 hari secara berturut – turut yaitu 9,44 MPa dan 10 MPa namun tidak mencapai nilai kuat tekan beton normal yaitu 14,53 MPa. Dengan hasil penelitian yang didapatkan perlu dilakukan penelitian lanjut dengan jumlah persentase penambahan serat pisang yang lebih besar untuk mendapatkan perbandingan yang lebih bervariasi.

 

Kata Kunci : Beton, f’c 14.53 MPa, Kuat Tekan, Serat Batang Pisang


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


ACI Committee 211., 2008, Guide For Selecting Proportions for High Strength Concrete Using Portland Cement and Other Cementitious Materials, Farmington Hills: American Concrete Institute.

Dewi, S.H., Mildawati, R. dan Perdana, T., 2019, Benefits of Adding Corn Stalk Ash as a Substitution of Some Cement Against of Compressive Strength Concrete, Journal of Geoscience, 4(2), 208-216.

Hani, S. (2018). Pengaruh Campuran Serat Pisang Terhadap Beton. Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil, 4(1 JUNI), 40-45.

Hani, S., & Tanjung, Y. T. KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH PENAMBAHAN SERAT PISANG DAN SUPERPLASTICIZER PADA CAMPURAN BETON. Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil, 6(2 DES), 76-80.

Maleque, M.A., Belal, F.Y. dan Sapuan. S.M., 2006, Mechanical Properties Study of Pseudo-Stem Banana Fiber Reinforced Epoxy Composite, The Arabian Journal for Science and Engineering, 32(2), 8.

Megasari, S.W. dan Winayanti., 2017, Analisis Pengaruh Penambahan Sikament-NN terhadap Karakteristik Beton, Jurnal Teknik Sipil Siklus, 3(2), 117-128.

Mulyono, T. 2004, Teknologi Beton, Yogyakarta: Penerbit Andi.

Putra, A. B., Sri, W., & Fepy, S. Pengaruh Penambahan Serat Batang Pisang Dengan Variasi Campuran Di Atas 10% Terhadap Kuat Tarik Belah Beton (Doctoral dissertation, Universitas Bengkulu).

Prahara, E., Liong, G.T. dan Rachmansyah., 2015, Analisis Pengaruh Penggunaan Serat Serabut Kelapa dalam Presentase Tertentu pada Beton Mutu Tinggi, Comtech, 6(2), 208-214.

Pratiwi, S., Prayuda, H. dan Saleh, F., 2016, Kuat Tekan Beton Serat Menggunakan Variasi Fibre Optic dan Pecahan Kaca, Jurnal Ilmiah Semesta Teknika, 19(1), 55-67.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter