ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DENGAN METODA BINA MARGA DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (Studi kasus : Jl. Lintas Sumatera Km 203 - 213)

Rowinanda Lailatul Jannah, Helga Yermadona, Selpa Dewi

Sari


Prasarana transportasi jalan yang setiap waktu terbebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang akan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas perkerasan jalan. Evaluasi kondisi perkerasan jalan sangat perlu dilakukan untuk monitoring seberapa tingkat kerusakan yang terjadi pada suatu ruas jalan. Metode yang digunakan dalam rangka menentukan tingkat nilai kondisi kerusakan perkerasan jalan yaitu metode Bina Marga dan Pavement Condition Index. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat nilai kondisi perkerasan jalan dari kerusakan yang terjadi pada Jalan Lintas Sumatera di Km 203-213 di Kabupaten Dhamasraya yang merupakan jalan. Penilaian kondisi perkerasan disertai dengan usulan perbaikan yang direkomendasikan berdasarkan kerusakan perkerasan jalan. Perhitungan nilai kondisi berdasarkan pengamatan survei dengan metode Bina Marga termasuk program pemeliharaan berkala dengan usulan perbaikan antara lain penebaran pasir, pengaspalan, penutupan retak, penambalan lubang, dan perataan.Sedangkan metode Pavement Condition Index termasuk kategori baik dengan usulan perbaikan antara lain penambahan pasir, penutupan retak, penambalan parsial, penutup permukaan, dan overlay. Kerusakan paling parah terjadi pada Segmen 8 (210+000 - 211+000) dengan kategori sangat buruk.

 

Kata Kunci: Bina Marga, Pavement Condition Index (PCI), Nilai Kondisi, Usulan Perbaikan

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Badan Penerbit Pekerjaan Umum.

ASTM International. Standard Practice forRoads and Parking Lots Pavement Condition Index Surveys. United States: ASTM D 6433-07.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1995. Manual Pemeliharaan Rutin Untuk Jalan Nasional dan Propinsi No. 001/T/Bt/1995 Metode Survai. Departemen Pekerjaan Umum.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1995. Manual Pemeliharaan Rutin Untuk Jalan Nasional dan Propinsi No. 002/T/Bt/1995 Metode Perbaikan Standar. Departemen Pekerjaan Umum.

Fadhillah Eka Putra. 2014 “Analisa Kerusakan Jalan Dengan Metode LHR Bina Marga” Studi Kasus Ruas Jalan AMD Projakal Karingau Kota Balikpapan.

Firman Wahyudi. 2016 “Analisa Kerusakan Perkerasan Jalan Menurut Metode Bina Marga Dan PCI (Pavement Condition Index) Serta Alternatif Penanganannya” Studi

Kasus Ruas Jalan Kota Bangun – Gusik.

Hardiyatmo, Hary Christady. 2007. Pemeliharaan Jalan Raya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ir. Ibnu Sholeh, MT. 2011 “Analisis Perkerasan Jalan Kabupaten Menggunakan Metode Bina Marga” .

MKJI. 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Dirjen Bina Marga Jakarta.

Puguh Pramono. 2012 “ Analisa Kerusakan Perkerasan Jalan Menurut Metode Bina Marga Dan PCI (Pavement Condition Index) Serta Alternatif Penanganannya” Studi Kasus Ruas Jalan Pahlawan Bukit Raya –Tenggarong Seberang, Kab. Kutai Kertanegara).

Shahin, M.Y. 1994. Pavement Management For Airport, Road, And Parking Lots. New York: Chapman & Hall.

SNI. 1990. Petunjuk Teknis Perencanaan Dan Penyusunan Program Jalan Kabupaten. Dirjen Bina Marga. Jakarta

SNI. 2011. Manual Kontruksi dan Bangunan. No.001-01/M/BM/2011, Survai Kondisi Jalan untuk Pemeliharaan Rutin, Kementrian Pekerja Umum, DirektoratJenderal Bina Marga.

SNI. 1997. Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota No.038/T/BM/1997. Badan Penerbit Pekerjaan Umum. Jakarta.

SNI. 1990. Tata Cara Penyusunan Pemeliharaan Jalan Kota (No. 018/T/BNKT/1990), Direktorat Jenderal Bina Marga.

SNI. 2011. Tentang Tata Cara Pemeliharaan Dan Penillikan Jalan Nomor: 13/PRT/M/2011. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter