EVALUASI SALURAN PRIMER D.I KOTO RAJO KABUPATEN PASAMAN

Novia Hendra, Masril Masril, Ishak Ishak

Sari


Sungai mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah seebagai sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan irigasi, penyediaan air minum, kebutuhan industri dan lain-lain. Kehidupan air bagi masyarakat semakin meningkat sehingga perlu dilakukan penelitian atau penyelidikan masalah pada Daerah Irigasi (D.I) Koto Rajo, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, agar pemanfaatan dapat digunakan secara efektif dan efisien. Tipe saluran yang ditinjau adalah saluran primer, berdasarkan pengamatan lapangan ukuran saluran tersebut yaitu b1 100 cm, b2 1,05 cm dan h 105 cm untuk saluran yang direncanakan yaitu b1 90cm, b2 210 cm, dan h 90cm. Data topografi, data curah hujan, dan data lainnya dibutuhkan dalam perhitungan sehaingga didapatkan hasil perhitungan luas Chetment Area 375 Ha. Berdasarkan luas area persawahan yang dialiri D.I Koto Rajo, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasanan ± 113,5 Ha. Telah dilakukan perhitungan hujan rencana dengan tiga metode, Haspers, Gumbel, dan Logaritma, dengan hasil perhitungan untuk R5 tahun 2472 mm dan R10 tahun 3855 mm. Berdasarkan dimensi existing karena saluran yang ada dilapangan tidak memenuhi syarat karena nilai Q max m³/dtk lebih besar dari Q rencana m³/dtk, sehingga ketika terjadi banjir saluran tidak dapat menampung air dan meluap. Berdasarkan hasil perhitungan nilai Q rencana 54,55 m³/dtk lebih besar dari nilai Qmax 48,29 m³/dtk. Jadi dimensi saluran yang direncanakan dapat menampung debit curah hujan maksimal.

Kata Kunci : Daerah Irigai, saluran,  curah hujan, Gumbel, Haspers, Logaritma.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Fahmi, I. (2015). Analisis Pencarian Data Curah Hujan yang Hilang dengan Model Periodik Stokastik (Studi Kasus Wilayah Kabupaten Pringsewu). Jurnal Rekayasa, 19(2).

Harsoyo, B. (2010). Review modeling hidrologi das di indonesia. Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 11(1), 41-47.

MADINA, A. (2015). Unjuk Kerja Saluran Pembawa Irigasi pada Daerah Irigasi Lomaya. Skripsi, 1(511408004).

Putri, E. W. S., Harisuseno, D., & Purwati, E. (2015). Evaluasi Kinerja Daerah Irigasi Jragung Kabupaten Demak. Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering, 6(1), 66-75.

SAU, M. H. (2016). Evaluasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Huludupitango. Skripsi, 1(511309015).

Soewarno, S. A., & Annisa, Y. (2017). Kesesuaian Pemeriksaan Spirometri Dan Foto Thorax Posteroanterior Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis Berdasarkan Analisis kesepakatan Kappa Cohen Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Sainteks, 13(1).

Yuwono, P. B. (2019). Pengembangan Tata Kelola Operasi Irigasi Melalui APEMASI (Aplikasi Pembagian Air Irigasi) Berbasis Website (Studi Kasus Daerah Irigasi Serayu Kabupaten Banyumas & Cilacap). Jurnal Sumber Daya Aparatur, 1(1).


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter