EVALUASI KEMAMPUAN RUMAH TINGGAL SEDERHANA DI NAGARI KAJAI KECAMATAN TALAMAU AKIBAT GEMPA PASAMAN BARAT

Sepriko Antoni, Masril Masril, Elfania Bastian

Sari


Nagari Kajai adalah salah satu  Nagari yang terletak di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Dengan luas Nagari : 111,58 Kilometer Persegi atau 34,41 persen dari luas Kecamatan Talamau. Nagari Kajai berpenduduk 11.667 jiwa (2017) .Nagari Kajai merupakan salah satu Nagari yang terkena dampak gempa Pasaman Barat (25 Februari 2022) dengan kekuatan 5,2 dan 6,2 Magnitudo (M).Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode ATC-40 dan FEMA 273/356 pada aplikasi SAP 2000 dengan kuat tekan beton 14,525 Mpa didapatkan  hasil perpindahan dengan  metode ATC -40 arah X 6,32 cm,dan arah Y 6,29 cm sedangkan pada metode FEMA perpindahanya pada arah X 6,65 cm dan arah Y 6,65 cm maka didapatkan nilai perpindahan (δt) > simpangan  ijin maksimum (δmax) sebesar 0,025 H yaitu 8.75 cm jadi dapat disimpulkan bahwa rumah tinggal sederhana yang di teliti masih tergolong AMAN  karena tidak melebihi nilai batas simpangan maksimum.

Kata Kunci: Gempa Bumi, Pushover, Kinerja Struktur


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Standardisasi Nasional (2012). SNI 1726-2012 Tata Cara Perencanaan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Jakarta, Indonesia.

Jurnal Sipil Statik Vol.2 No.4, April 2014 (191-200) ISSN: 2337-6732 Evaluasi Kemampuan Struktur Rumah Tinggal Sederhana Akibat Gempa.

Waworuntu, G. F., Sumajouw, M. D., & Windah, R. S. (2014). Evaluasi Kemampuan Struktur Rumah Tinggal Sederhana Akibat Gempa. Jurnal Sipil Statik, 2(4).

Albanesi, T., & Nuti, C. (2007). Analisi statica non lineare (pushover). University La Sapienza in Rome Internal Report, Roma (Italy).

Kusumaningrum, E. (2017). Evaluasi Kriteria Kerusakan Bangunan Rumah Tinggal Sederhana Akibat Gempa Bumi.

Tamara, M. (2011). Evaluasi Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Besar. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 1(1).

Siswanto, A. B. (2018). Kriteria dasar perencanaan struktur bangunan tahan gempa. Jurnal Teknik Sipil, 11, 59-72.

Pranata, Y. A. (2006). Evaluasi Kinerja Gedung Beton Bertulang Tahan Gempa dengan Pushover Analysis (Sesuai ATC-40, FEMA 356 dan FEMA 440). Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 41-52.

Suntoko, H. (2019). Analisis Spektrum Respon Desain Gedung Reaktor RDE Menggunakan SAP2000. Jurnal Pengembangan Energi Nuklir, 21(1), 1-7.

Simanjuntak, P. (2020). Evaluasi Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Di Indonesia. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan-CENTECH, 1(1), 44-53.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter