TINJAUAN PERENCANAAN SALURAN PRIMER DAERAH IRIGASI D.I TANJUNG DURIAN KABUPATEN PASAMAN BARAT

Surya Edy, Surya Eka Priana, Ana Susanti Yusman

Sari


As the population increases, the demand for water increases. This condition is very concerning for farmers because irrigation buildings are not functionally good enough to meet the water needs of plants and buildings that are already inadequate if the river water rises during the rainy season it will overflow and cannot be accommodated by the irrigation canal, it is necessary to make a good irrigation system in the rainy season. Tanjung Durian irrigation area which is in the preparation village opposite the West Pasaman Regency. The area of the irrigation watershed is 375 ha and the canal under review is the primary canal with a length of 612 m. The researcher conducted a primary channel review by collecting primary data. for data processing, researchers use the Harspers method and the Gumbel method, the calculation of hydraulic analysis is to use the calculation of rainfall data for the last 10 years. From the results of the study, it was found that the calculation of the dimensions of the existing channel in the field did not meet the requirements because the Qmax value of 12.84 m3/s was greater than the field Q value of 5.607 m3/s from the existing plan in the field, so that the water overflowed when there was a flood in the channel. The results of the research plan obtained that the planned Q value of 17.808 m3/s is greater than the Qmax value of 12.84 m3/s. Observations of researchers need to improve the quality of the dam in the Tanjung Durian irrigation canal, because the dam still uses gabion wire                            

Keywords : Primary Canal, Irrigation, Hasrpers Method, Gumbel Method


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. (2006). Peraturan Pemerintah RI Nomor 20 Tahun 2006 tentang Irigasi. Indonesia: Menkumham RI. Jakarta.

Arikunto., S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Ali., M, Y., Nurjannah., Santi. (2019). Tinjauan Kehilangan Air Pada Saluran Primer Irigasi Kampili Kabupaten Gowa. Jurnal Teknik Hidro. Vol 12(1), hal. 65-76.

Arianto., L. (2019). Analisis Kinerja Jaringan Irigasi Pada Pintu Air Saluran Sekunder Daerah Irigasi Bekri Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Teknika Sains. Vol 04(01), hal. 25-32.

Bisri, M., Titah A, N, P. (2009). Irigasi Untuk Pertanian Studi Kasus Di Kecamatan Batu Kota Batu. Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Jurnal Rekayasa Sipil. Vol 3(1), hal. 77-90.

Dewi, S. (2018). Menentukan Distribusi Representatif Frequensi Curahan Hujan Harian Maksimum Dengan Metodehistogram Dan Metode Parametik Di Provinsi Sumatera Barat. Rang Teknik Journal, 1(1).

Direktorat Pengelolaan Air. (2010). Pedoman Teknis Rehabilitasi Jaringan Tingkat Usahatani (JITUT)/Jaringan Irigasi Desa (JIDES). Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air, Departemen Pertanian. Jakarta.

Hariyanto. (2018). Analisis Penerapan Sistem Irigasi Untuk Peningkatan Hasil Pertanian Di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Reviews in Civil Engineering. Vol. 02(1), hal. 29-34.

Haris., V, T., Saleh., A., Anggraini, M. (2016). Perencanaan Dimensi Ekonomis Saluran Primer Daerah Irigasi (DI) Bunga Raya. Jurnal Teknik Sipil Siklus, Vol 2(1), hal. 47-57.

Kawasati., R., Iryana. (2019). Teknik Pengumpulan Data Metode Kualitatif. Sorong: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong.

Kurnia, R., Priana, S. E., & Herista, F. (2022). Tinjauan Perencanaan Embung Batang Singon Kabupaten Lima Puluh Kota. Ensiklopedia Research and Community Service Review, 1(2), 138-146.

Yusman, A. S. (2018). Curah Hujan dan Analisa Frekwensi Banjir Kota Padang. Unes Journal of Scientech Research, 3(1), 059-067.

Nggule, H. R. (2019). Analisis Dimensi Saluran Pada Daerah Irigasi Mohiolo. RADIAL – Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa Dan Teknologi, Vol. 5(2), hal. 230-244.

Pasandaran., Effendi., Taylor., Donald C. (2007). Irigasi Perencanaan dan Pengelolaan. Buku I. Gramedia. Jakarta.

Robbi, M., Priana, S. E., & Dewi, S. (2021). Tinjauan Perencanaan Saluran Primer D.I Batang Ingu Kabupaten Pasaman Barat. Ensiklopedia Research and Community Service Review, 1(1), 49-54.

Sahrirudin., Permana, S., Farida, I. (2014). Analisis Kebutuhan Air Irigasi Untuk Daerah Irigasi Cimanuk kabupaten Garut. Jurnal Konstruksi Sekolah Tinggi Teknologi Garut, Vol. 13(1), hal. 1-10.

Sri, B. A.Y. (2009). Pengembangan Model Irigasi Pada Lahan Kering Dengan Program Pencapaian Tujuan (Goal Programming).

Standar Perencanaan Irigasi. (1986). Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi KP-01.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunaryo. (2020). Analisis Kehilangan Air Irigasi Pada Saluran Primer dan Sekunder Daerah Irigasi Rentang Jawa Barat. Jurnal Rekayasa Infrastruktur. Vol 4(1), hal. 15-25.

Susilowati., Utaminingsih., W., Ginting, S. (2020). Optimasi Rencana Tanam Dan Pemberian Air Irigasi Menuju Modernisasi Irigasi Di Daerah Irigasi Ciliman. Jurnal Irigasi. Vol 15(2), hal. 95-108.

Taufik., M., Setiawan., A., Santoso., S. (2021). Analisis Kehilangan Air dan Efisiensi Saluran Primer. Jurnal Surya Beton. Vol 5(2), hal. 76-84.

Yuliyana, E. (2011). Identifikasi Bangunan Bagi Dan Sadap Pada Saluran Sekunder Ulin 4 Irigasi Riam Kanan Kabupaten Banjar. Politeknik Negeri Banjarmasin.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter