ANALISIS PENGARUH DILATASI BANGUNAN GEDUNG TINGGI MENGGUNAKAN ETABS PADA BANGUNAN BERDENAH T

Dwi Hermawan, Masril Masril, Elfania Bastian

Sari


Gempa adalah permasalahan utama di Indonesia, terlebih lagi di Sumatera Barat yang merupakan termasuk daerah rawan gempa. Dimana dampak dari gempa ini berupa kerugian fisik hingga mengancam jiwa manusia. Dalam permasalahan ini dicari solusi dengan membuat bangunan dengan dilatasi. Analisis dilakukan terhadap bangunan berdenah T dimana bangunan berada pada daerah yang beresiko gempa yaitu di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Analisis bertujuan untuk mengetahui perilaku struktur yang diberi dilatasi dengan memperhatikan nilai simpangan antar lantai untuk dapat mengetahui jarak dilatasi yang aman digunakan. Analisa dikerjakan menggunakan tiga model bangunan, model pertama adalah bangunan utuh berdenah T sedangkan model dua dan tiga adalah pemisahan dari bangunan utuh yang didilatasi menggunakan dua kolom. Bangunan terdiri dari enam lantai dengan masing-masing tinggi lantainya 4 meter. Dalam perhitungan yang terjadi pada simpangan antar lantainya menggunakan program analisa struktur Etabs versi 2020. Hasil analisa didapatkan jarak dilatasi yang aman yaitu 100 mm dari jarak aman minimalnya yaitu 75 mm.

Kata kunci: Gempa, Bangunan Asimetris, Dilatasi, Etabs Versi 2020


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Standarisasi Nasional. (2019). SNI 2874 Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Badan Standarisasi Nasional. (2019). SNI 1726 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Bastian, Elfania. (2018). Pengaruh Panjang Penyaluran Tambahan Pada Balok Beton Bertulang. Rang Teknik Journal.

Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah. (2002). Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung (PPIUG) 1983. Jakarta.

Lestari, Suci. (2018). Analisis Jarak Dilatasi Bangunan Ber-layout L dan Perhitungan Penulangan Elemen Balok dan Balok Kolon Disekitar Dilatasi. Padang: Universitas Andalas.

Masril, M. (2019). Analisis Pengaruh Srtuktur Atas Gedung Asrama Pusdiklat Ipdn Baso, Bangunan Wing 1 dengan Beban Gempa Berdasarkan SNI 03-1726-2012. Ruang Teknik Journal, 2(1).

Mierza M. K. dan Surbakti Besman. (2014). Analisa Sistem Dilatasi dengan Balok Kantilever disertai Perhitungan Struktur Atas dan Bawah.

Prebowo Singgih Wisnu, dkk. (2018). Evaluasi Pengaruh Kolom Dilatasi Terhadap Kinerja Struktur Pada Gedung Berbentuk Linear Menggunakan Metode SRPMM.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter