EVALUASI JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH ZONA PELAYANAN RESERVOAR BANGKAWEH PERUMDA AIR MINUM TIRTA JAM GADANG KOTA BUKITTINGGI (STUDI KASUS)
Sari
Zona pelayananan reservoar bangkaweh didapat data eksisting debit yang masuk ke reservoar bangkaweh yaitu sebesar 7,05 l/dt. sumber air ini disalurkan dari sumber mata air sungai tanang,Diperlukan perangkat lunak seperti EPANET 2.2 untuk dapat membantu menganalisa sistem jaringan distribusi, kemampuan pipa melayani pelanggan ± 4.728SR ( Sambungan Rumah ) terdapat pelanggan yang non aktif sebesar ±1167 unit. luas daerah pelayanan yaitu 11512159.95 m2 ( 1151.22 Ha) ketinggian elevasi 975mdpl, Data eksisting pipa pelayanan reservoar didapati ukuran pipa DN300mm, DN250mm, DN200mm, DN150mm, DN100mm, DN75mm, didapat jumlah pemakaian pelanggan sebanyak 113.348 M3/bulan Setelah dilakukannya running test software Epanet 2.2 dengan pemakaian pola air selama 24 jam dan didapatkan pemakaian puncak pada jam 17.00 WIB Ditemukan beberapa titik yang mengalami minus angka tekanan yang disebabkan penurunan tekanan yang tidak memenuhi standar pelayanan dan tingginya elevasi pada daerah tersebut Tekanan terendah sebesar rata-rata 10 meter air (mka)/atau 1 atm.diperlukannya penyesuaian diameter pipa distribusi untuk saat ini, Dikarenakan Q rata-rata debit yang dibutuhkan 40,19 liter/detik. Saran penulis untuk penanggulangan kekurangan debit reservoar Bangkaweh Perumda Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi dapat dilakukannya penambahan sumber air bersih baru atau melakukan penggiliran aliran air agar pemerataan distribusi air merata dan menyarankan pemakaiann sistem pompa booster untuk menambah tekanan
Kata kunci : Reservoar,Epanet 2.2,Jaringan pipa,Debit,SR
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Hidayat, R., Priana, S. E., & Dewi, S. (2023). Evaluasi Jaringan Pipa Distribusi Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi Zona Pelayanan Reservoar Birugo. Ensiklopedia Research and Community Service Review, 2(3), 169-173.ukittinggi. 2(3), 169–173.
Triadmadja, R. (2018). Teknik Penyediaan Air Minum Perpipaan. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
Willyam, B. (2019). Tinjauan Kebutuhan Air Bersih Dan Pendistribusian Pada Kelurahan Sri Meranti Kecamatan Rumbai. Tugas Akhir. Pekanbaru: Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Riau.
Selintung, M., M.P.Hatta, A. Sudirman. (2012). Analisa Pipa Jaringan Distribusi Air Bersih di Kabupaten Maros dengan menggunakan Software EPANET 2.0. Makassar: Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin
Nella, T. G., Priana, S. E., & Dewi, S. (2022). Analisis Kebutuhan Air Bersih Perumda Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi. Ensiklopedia Research and Community Service Review, 2(1), 105-113.
Marta, A., Yusman, A. S., & Harahap, R. (2021). Kebutuhan Air Minum Nagari Malampah Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 2(2), 26–34. https://doi.org/10.37058/aks.v2i2.2762
Pdam, I. P. A., & Kutai, S. (2019). (1) , (2) , (3). 7(1), 87–97.
Review, C. S. (2023). Kata kunci : Jaringan pipa , EPANET 2.0, Evaluasi,PDAM, Bukittinggi. 2(3), 169–173.
Napitu, A. H. (2018). Evaluasi Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih PDAM Tirtanadi Cabang Toba Samosir Unit Porsea Menggunakan Aplikasi EPANET 2.0 (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).
Istiqomah, N. Evaluasi dan perencanaan jaringan distribusi pipa primer PDAM Bandarmasih zona Banjarmasin Selatan menggunakan Epanet 2.2.
Sari, K. I. (2021). Evaluasi Jaringan Pipa Distribusi Air Minum dengan Menggunakan EPANET 2.0 di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun. Buletin Utama Teknik, 16(3), 199-206.
Afdillah, R., & Nusantara, D. A. D. Evaluasi Jaringan Perpipaan Distribusi Air Bersih Dusun Jaten Desa Selotapak Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto Menggunakan Epanet 2.0.
Eryanto, R., Masril, M., & Herista, F. (2021). Analisis Kebutuhan Air Bersih Pdam Kota Sawahlunto. Ensiklopedia Research and Community Service Review, 1(1), 27-37.
DOI: https://doi.org/10.33559/err.v3i1.2125
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Anda Pengunjung Ke-



