EDUKASI PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI UNTUK MENCEGAH PENYAKIT MENULAR PADA DAERAH RAWAN BANJIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARYA WANITA TAHUN 2026
Sari
Banjir adalah peristiwa atau keadaan di mana suatu wilayah tergenang air akibat meluapnya air dari sungai, danau, atau saluran drainase karena curah hujan tinggi, sehingga air tidak dapat tertampung dan mengalir ke daratan yang biasanya kering. Banjir dapat menimbulkan dampak bagi masyarakat dan lingkungan, seperti penyakit menular dan korban jiwa. Berdasarkan data kejadian bencana dunia, banjir merupakan salah satu bencana yang paling sering terjadi. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 142 kejadian banjir, sedangkan pada tahun 2023 tercatat 164 kejadian dan pada tahun 2022 sebanyak 176 kejadian, data tersebut menunjukkan bahwa banjir masih cukup tinggi dibandingkan dengan jenis bencana lainnya, sehingga banjir tetap menjadi permasalahan global yang memerlukan perhatian serius dalam upaya penanggulangan dan pencegahan dampaknya. Wilayah paling rawan banjir di Kota Pekanbaru berada di Kecamatan Rumbai, khususnya di Kelurahan Meranti Pandak yang sering terdampak luapan Sungai Siak. Berdasarkan data BPBD Kota Pekanbaru, pada tahun 2023 tercatat 1 panti asuhan dengan 16 jiwa terdampak mengalami penyakit menular akibat banjir di Kelurahan Meranti Pandak. Pada tahun 2024 terjadi peningkatan signifikan, yaitu 1.424 KK (37%) pada tahun 2025 tercatat 1.184 KK (31%) di Meranti Pandak. Selain menimbulkan kerusakan fisik dan kerugian ekonomi, banjir juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan dan pengendalian penyakit, terutama saat musim hujan, melalui peningkatan personal hygiene dan sanitasi. Dari kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan, terdapat peningkatan pengetahuan responden tentang Personal Hygiene dan Sanitasi untuk Mencegah Penyakit Menular pada Daerah Rawan Banjir. Sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat terus dilakukan secara berkala untuk memberikan informasi tentang personal hygiene dan sanitasi. Dan Laporan kegiatan ini akan dipublikasi pada jurnal pengabdian masyarakat.
Kata Kunci: Personal Hygiene, Sanitasi, Pencegahan Penyakit Menular, Rawan Banjir
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Bnpb. (2024). Buku Data Bencana Indonesia 2024. Https://www.bnpb.go.id/buku/buku-data-bencana-indonesia-tahun-2024
Wirdatul, c., hardianti, s., sumianto, s., asnimawati, a., & gustriana, e. (2025). Peran edukasi masyarakat dan dampak banjir terhadap kesehatan lingkungan serta proses belajar anak sd di desa batu belah, kabupaten kampar. Anthor: education and learning journal, 4(2), 19–28. Https://doi.org/10.31004/anthor.v4i2.373
Disasters, c. Of r. On the e. Of. (2024). Disasters in numbers. In annual disaster statistical review (adsr). Https://www.emdat.be/categories/adsr
Pekanbaru, p. K. (2025). Bpbd kota pekanbaru imbau waspadai ancaman banjir. Https://share.google/0exkvhx4grywugww7
Bpbd. (2025). Histori laporan banjir kecamatan rumbai tahun 2025.
Zara, n., novalia, v., zahara, c. I., muna, z., dewi, r., siregar, s. R., & sayuti, m. (2024). Penyuluhan pencegahan penyakit infeksi menular pasca banjir dan pembagian sembako pada masyarakat di desa keutapang. Auxilium : jurnal pengabdian kesehatan, 2(1), 49. Https://doi.org/10.29103/auxilium.v2i1.15135.
Puskesmas, r. I. K. Wanita. (2025). Laporan penyakit menular.
Sari, n. M., & susanti, r. (2025). Kesiapsiagaan rumah tangga dalam menghadapi bencana banjir di desa buluh cina kabupaten kampar. Jupeis : jurnal pendidikan dan ilmu sosial, 4(3), 29–40. Https://doi.org/10.57218/jupeis.vol4.iss3.1563
DOI: https://doi.org/10.33559/err.v5i12.4069
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.



