ANALISIS SUBSITUSI ARANG TEMPURUNG KELAPA PADA AGGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU F’C 16,6 MPA
Sari
Perkembangan pembangunan di bidang kontruksi saat ini mengalami kemajuan yang pesat salah satunya ialah beton. Biasanya para kerja kontruksi menggunakan semen dalam membuat campuran beton. Beton adalah material komposit terdiri dari bahan dasar semen, aggregate kasar, aggregate halus, air dan atau tampa bahan tambahan dengan perbandingan tertentu. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengatahui pengaruh penggunaan arang tempurung kelapa sebagai subsitusi aggregate halus terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan dengan variasi 10% dan 15%. Selain itu penggunaan arang tempurung kelapa ini merupakan bahan yang alternatif yang baik, karena akan terjadinya proses pemamfaatan sehingga limbah tempurung kelapa dapat dikurangi. Penggujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari masing-masing menggunakan 3 sampel benda uji. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder yang memiliki diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian beton dilakukan bedasarkan menurut SK SNI 1974-2011. Hasil dari pengujian kuat tekan beton dalam penelitian ini menunjukan bahwa kuat tekan beton normal pada umur 28 hari adalah sebesar 16.61 Mpa. Setelah melakukan penambahan arang tempurung kelapa terjadi penurunan terhadap kuat tekan beton pada umur 28 hari dengan persentase 10% sebesar 12.27 Mpa dan 15 % sebesar 11.89 Mpa.
Kata kunci: Beton, Arang Tempurung Kelapa, Kuat Tekan
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Alwi, M. 1998. Pembuatan dan Karakteristik Arang Aktif dari Arang. Kayu dan Arang Tempurung Kelapa.
Badan Standar Nasional. (2011). Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder. SNI 1974-2011. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.
BPS. (2019). Produksi Buah Kelapa Tahun 2019. Sumatera Barat: BPS Sumatera Barat.
Departemen Pekerjaan Umum, 1990, Tata Cara Rencana Pembuatan Campuran Beton Normal, SK SNI T-15-1990-03, 1991, DPU - Yayasan LPMB, Bandung.
Departemen Pekerjaan Umum, 2011, Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder SNI 1974-2011, Badan Standarisasi Nasional.
Heru, P. 1997. Penambahan Abu Tempurung Kelapa Pada Campuran Beton, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Hari, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Mulyono, 2003, Teknologi Beton, Jurusan Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, Andi, Yogyakarta.
Tim Dosen Teknik Sipil UMSB. (1996). Panduan Pratikum Beton Jurusan Teknik Sipil. Bukittinggi: Universitas Muhamaddiyah Sumatera Barat.
Tjokrodimulyo, K., 1996, Teknologi Beton, Jurusan Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, Andi, Yogyakarta.
DOI: https://doi.org/10.33559/err.v1i1.1099
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Anda Pengunjung Ke-



