PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH KACA TERHADAP MUTU FC 14,5 DAN KUAT TEKAN BETON

Asrafi Abrar, Masril Masril, Selpa Dewi

Sari


Seiring dengan bertambahnya tumpukan limbah kaca di lingkungan kita, perlu dilakukan langkah nyata untuk dapat mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan ialah dengan melakukan daur ulang. Limbah kaca dapat dimanfaatkan sebagai salah satu material campuran beton, untuk dapat meningkatkan kualitas beton dengan naiknya kekuatan tekan beton. Hal ini dapat berdampak baik tidak hanya dalam mengurangi pencemaran lingkungan, tapi juga dalam bidang konstruksi. Untuk itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian menggunakan limbah kaca tersebut. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Kota Bukittinggi, yang berlokasi di Guguk Bulek, Kota Bukittinggi. Penelitian ini berpedoman kepada Standar Nasional Indonesia tentang pembuatan beton normal dan pengujian kuat tekan beton, dan Pedoman Praktikum Beton Prodi Sipil Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. sedangkan pengujian kuat tekan beton dilakukan pada beton umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Dari hasil penelitian dan pengujian, penambahan tumbukan limbah kaca sebesar 0% (beton normal) tekan umur 28 hari f’c 14,53 Mpa,untuk 4% kuat tekan umur 28 hari f’c 12,83 Mpa , untuk 6% kuat tekan umur 28 hari f’c 12,46 Mpa, untuk dan 8% kuat tekan umur 28 hari f’c 12,08 Mpa. Dengan banyaknya limbah kaca agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah dari agregat halus.

Kata kunci: Tumbukan limbah kaca, Beton, Agregat halus, Kuat tekan beton f’c 14,53 MPa.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Standardisasi Nasional. (1989): SK SNI S-04-1989-F. Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A (Bahan bangunan bukan logam). Bandung.

Daniel Abimanyu (2019). Teori Analisis saringan Agregat halus dan Kasar.Universitas Bosowa Lap. Aspal & Bahan Jalan.

Departemen Pekerjaan Umum. (1991). Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung. SNI T-15-1991-03. Bandung: Yayasan LPMB.

Fajar Riski. (2020). Pemanfaatan Serbuk Kaca Sebagai Substitusi Parsial Semen Pada Campuran Beton dengan Bahan Tambah Bondcrete Ditinjauan dari Kekuatan Tarik Belah Beton Silinder. Tugas Akhir Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan.

Limbah Botol Kaca dan Limbah Keramik Sebagai Substitusi Agregat Kasar Pada Kuat Tekan Beton. Tugas Akhir Universitas Bosowa, Makassar.

Pusat Penelitian & Pengembangan Jalan & Jembatan. (2013). Semen Portland di Indonesia untuk Aplikasi Beton Kinerja Tinggi SNI 15 2049 2004. Bandung: Kementerian Pekerjaan Umum.

Riyan Rahma Indika (2016). Pengaruh Penggantian Sebagian Semen dengan Serbuk Kaca Dan Penambahan Serat Kawat Galvanis Pada Beton Mutu Tinggi Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Lentur Balok Beton Bertulang. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional. (2021). Capaian Kinerja Pengelolaan Sampah. http://sipsn.menlhk.go.id/sipsn. 25

Maret 2021, 22:06.

Suhartini, Ayu; Gunarti, Anita Setyowati Srie; dan Hasan, Azharie. (2014). Pengaruh Penambahan Tumbukan Limbah Botol Kaca sebagai Bahan Substitusi Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Lentur Beton. Jurnal BENTANG Vol.2 No. 1 Januari 2014, Universitas Islam

“45” Bekasi.

Tjokrodimulyo, K. (1996). Teknologi Beton.

Yogyakarta: Penerbit Nafari.

Tri Mulyono, (2003). Teknologi Beton, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.33559/err.v1i1.1100

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter