HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA REMAJA PUTRI DENGAN SIKLUS MESTRUASI DI SMAN 2 TAMBANG

Antika Pratiwi, Yesi Septina Wati, Meirita Herawati, Rifa Yanti

Sari


Chronic Energy Deficiency (CED) is a nutritional problem that is still commonly found among adolescent girls and can affect reproductive health, one of which is menstrual cycle disorders. An irregular menstrual cycle in adolescent girls may indicate hormonal imbalance influenced by nutritional status. This study aimed to determine the relationship between Chronic Energy Deficiency (CED) in adolescent girls and menstrual cycle patterns at SMAN 2 Tambang. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The population consisted of all tenth-grade female students at SMAN 2 Tambang, totaling 40 respondents, with the sampling technique using total sampling. Nutritional status data were obtained through Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) measurements, while menstrual cycle data were collected using a questionnaire. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analysis with Fisher’s Exact Test. The results showed that out of 40 adolescent girls, 13 respondents (32.5%) experienced Chronic Energy Deficiency (CED), while 27 respondents (67.5%) had normal nutritional status. A total of 25 respondents (62.5%) had a normal menstrual cycle, while 15 respondents (37.5%) experienced an irregular menstrual cycle. Bivariate analysis indicated a significant relationship between Chronic Energy Deficiency (CED) and menstrual cycle patterns among adolescent girls at SMAN 2 Tambang, with a p-value of 0.001. In conclusion, there is a significant relationship between Chronic Energy Deficiency (CED) and menstrual cycle patterns in adolescent girls. Therefore, efforts to improve nutritional status and provide balanced nutrition education for adolescent girls are needed to maintain reproductive health and regular menstrual cycles.

Keyword : Chronic Energy Deficiency, Menstrual Cycle, Adolescent Girls

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Fakhriyah, L., Nurjanah, S., & Hidayati, R. (2021). Remaja putri sebagai kelompok prioritas dalam pencegahan masalah gizi. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(2), 101–109.

Fauziah, N. (2022). Hubungan status gizi dengan gangguan menstruasi pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(1), 45–52.

Febry, F., Putri, R. M., & Yuliana, D. (2020). Dampak kekurangan energi kronis pada remaja putri terhadap kesehatan ibu dan anak. Jurnal Gizi Indonesia, 8(2), 89–97.

Hall, J. E., & Guyton, A. C. (2021). Guyton and Hall textbook of medical physiology (14th ed.). Philadelphia, PA: Elsevier.

Hasanah, U. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi gangguan menstruasi pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Remaja, 5(1), 12–21.

Jannah, R. (2025). Hubungan status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja putri di Kabupaten Jombang. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 16(1), 55–63.

Jannah, R., Sari, D., & Lestari, F. (2025). Status gizi dan keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri. Jurnal Gizi dan Reproduksi, 4(2), 78–86.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Mai Revi, N., Sari, P., & Lestari, W. (2023). Gangguan menstruasi dan dampaknya terhadap kualitas hidup remaja putri. Jurnal Kesehatan Wanita, 10(3), 134–142.

Mazcuri, D., Rahman, A., & Salsabila, N. (2023). Obesitas dan hubungannya dengan siklus menstruasi pada remaja. Journal of Adolescent Health Studies, 6(2), 90–98.

Putri, A. R., Nugroho, A., & Fitriani, E. (2023). Faktor risiko kekurangan energi kronis pada remaja putri. Jurnal Gizi Masyarakat, 15(1), 23–31.

Rahmati, S., Yuliani, E., & Saputra, H. (2024). Hubungan LILA dengan siklus menstruasi pada remaja putri di Bangkinang. Jurnal Kebidanan Riau, 7(1), 44–52.

Ridwan, M., Prasetyo, D., & Hapsari, D. (2023). Kekurangan energi kronis dan risiko gangguan hormonal pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 112–120.

Setyawati, B., Lestari, D., & Pramono, A. (2023). Lingkar lengan atas sebagai indikator kekurangan energi kronis pada wanita usia subur. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 20(1), 1–8.

Susanti, R., Wulandari, S., & Hartono, A. (2021). Faktor stres dan pola hidup terhadap gangguan menstruasi remaja. Jurnal Psikologi Kesehatan, 9(2), 66–74.

Trisina, P., Amelia, R., & Kurniawan, T. (2023). Indeks massa tubuh dan keteraturan siklus menstruasi pada remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(1), 29–37.

World Health Organization. (2021). Adolescent nutrition: A review of the situation in South-East Asia. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2023). Guideline on nutrition and reproductive health for adolescents. Geneva: WHO.

Yeti, S., Amalia, R., & Putri, M. (2023). Kekurangan energi kronis pada wanita usia subur dan implikasinya terhadap kesehatan reproduksi. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 17(2), 88–96.

Yolandiani, F., Sari, D., & Ningsih, R. (2021). Status gizi dan gangguan menstruasi pada remaja putri. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(2), 101–109.




DOI: https://doi.org/10.33559/err.v5i3.3820

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter