OPTIMALISASI PENERAPAN PHBS UNTUK KESEHATAN REPRODUKSI PADA LANSIA & REMAJA DI DESA BANGUN REJO TAHUN 2026
Sari
Masalah kesehatan reproduksi pada remaja dan lansia masih menjadi perhatian karena dipengaruhi oleh pengetahuan, perilaku, dan penerapan pola hidup sehat. Salah satu upaya promotif dan preventif yang dapat dilakukan adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi penerapan PHBS terhadap kesehatan reproduksi pada lansia dan remaja di Desa Bangun Rejo Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Jumlah responden sebanyak 100 orang yang terdiri dari 55 lansia dan 45 remaja. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner PHBS dan kesehatan reproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PHBS sebagian besar berada pada kategori kurang sebanyak 59 orang (59%), cukup sebanyak 21 orang (21%), dan baik sebanyak 20 orang (20%). Kesehatan reproduksi responden sebagian besar berada pada kategori kurang sebanyak 52 orang (52%), cukup sebanyak 25 orang (25%), dan baik sebanyak 23 orang (23%). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan PHBS masih perlu ditingkatkan sebagai upaya mendukung peningkatan kesehatan reproduksi pada remaja dan lansia.
Kata kunci: PHBS, kesehatan reproduksi, lansia, remaja, perilaku kesehatanTeks Lengkap:
PDFReferensi
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2021). Pedoman Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: BKKBN.
Fitriani, N., dkk. (2023). Perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penyakit pada masyarakat. Jurnal Kesehatan Komunitas.
Rahmawati, N., dkk. (2022). Faktor yang berhubungan dengan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Kesehatan.
Lestari, D., & Wulandari, S. (2023). Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat dengan status kesehatan masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan.
Sari, R., & Putri, A. (2022). Hubungan pengetahuan dengan penerapan PHBS pada masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pengelolaan Promosi
Kesehatan dalam Pencapaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Rahmawati, N., dkk. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Kesehatan
Reproduksi Remaja. Jurnal Kesehatan, 10(2), 100–108.Sari, R., & Putri, A. (2022). Hubungan Pengetahuan dengan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 45–53.Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Pratiwi, A., & Hidayat, R. (2021). Edukasi kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan remaja. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan.
Wulandari, S., dkk. (2024). Faktor yang memengaruhi perilaku kesehatan reproduksi pada kelompok usia lanjut. Jurnal Kesehatan Lansia.
World Health Organization. (2021). Sexual and Reproductive Health and Rights. Geneva
DOI: https://doi.org/10.33559/err.v5i10.3952
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Anda Pengunjung Ke-



