FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS CIANJUR KOTA KABUPATEN CIANJUR
Sari
Abstract : Chronic Disease Management (Prolanis) for type 2 diabetes treatment is a health service delivery system with a proactive approach. Prolanis is implemented to improve the quality of life of patients with chronic diseases, with 75% of participants registered at FKTP achieving 'good' results in type 2 diabetes tests, according to clinical guidelines to prevent complications. The aim of this study is to identify factors related to the use of Prolanis among Diabetes Mellitus patients at Cianjur City Health Center, Cianjur Regency. This is a quantitative study using a cross-sectional method. The study population consists of 77 Diabetes Mellitus patients. The sampling method is non-probability using purposive sampling techniques. The results of this study show that most respondents fall into the low Prolanis utilization category, and most respondents are female, highly educated, and unemployed. They have good knowledge and receive High support from family and healthcare workers. Most respondents have good pain perception and need perception. There is also a significant relationship between the variables of knowledge, family support, healthcare worker support, pain perception, need perception, and the use of Prolanis in the working area of Cianjur City Health Center, Cianjur Regency.
Keywords: Prolanis, type 2 diabetes, use of Prolanis, patients, quantitative research..
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Adli, F. K. (2021). Diabetes Melitus Gestasional: Diagnosis dan Faktor Risiko. Jurnal Medika Hutama, 3(1), 1545–1551.
Agustika, K., Syari, W., & Chotimah, I. (2023). Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Penderita Hipertensi Peserta BPJS Mengikuti Prolanis Puskesmas Pancasan Kota Bogor Tahun 2022. PROMOTOR, 6(4), 351–359.
Andersen, R. M. (1995). Revisiting the Behavioral Model and Access to Medical Care: Does It Matter? Journal of Health and Social Behavior, 36(1), 1–10.
Aniska, T. (2022). Studi Epidemiologi Terhadap Kejadian Diabetes Melitus pada Usia Lanjut di Desa Purwodadi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 1526–1534.
Aodina, F. W. (2020). Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis. HIGEIA Journal of Public Health Research and Development, 4(4), 864–874.
Aswar, S. (2023). Determinan Pemanfaatan Prolanis bagi Penderita Hipertensi dan Diabetes Mellitus. Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(1), 65–75.
Barang, Z. P. D. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Diabetes Melitus pada Pasien Lansia di Wilayah Kerja UPTD Diabetes Centre Ternate Provinsi Maluku Utara Tahun 2021. Universitas Khairun.
Barlian, E. (2016). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Sukabina Press.
Fadila, R., & Ahmad, A. N. (2021). Determinan Rendahnya Partisipasi dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Vokasional, 6(4), 208–216.
Fadila, R., & Katmini. (2022). Determinan Pencapaian Indikator Kapitasi Berbasis Kinerja pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama: Tinjauan Sistematik. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(3), 408–417.
Fauziah, E. (2020). Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis. HIGEIA Journal of Public Health Research and Development, 4(4), 747–758.
Federation, I. D. (2021a). Jumlah Penderita Diabetes Indonesia Terbesar Kelima di Dunia. International Diabetes Federation. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/11/22/jumlah-penderita-diabetes-indonesia-terbesar-kelima-di-dunia
Federation, I. D. (2021b). Kasus Kematian Akibat Diabetes di Indonesia Terbesar Keenam di Dunia. International Diabetes Federation. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/11/26/kasus-kematian-akibat-diabetes-di-indonesia-terbesar-keenam-di-dunia
Firmansyah, Arwan, Syam, S., Ashari, M. R., Li, P. V, & Vidyanto. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Pemanfaatan Prolanis pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(4), 635–644.
Friedman, M. M. (2013). Keperawatan Keluarga: Riset, Teori dan Praktik. EGC.
Glanz, K. (2008). Health Behavior and Health Education: Theory, Research, and Practice. Jossey-Bass.
Gustianto, V., Sadik, D., & Gusti, Y. T. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga dalam Program Prolanis dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Kota Metro Tahun 2019. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(1), 1–11.
Helmawati, T. (2014). Hidup Sehat tanpa Diabetes: Cara Pintas Mendeteksi, Mencegah dan Mengobati Diabetes. Yogyakarta Notebook.
Hutagalung, P. G. J., Ginting, R., Hartono, & Manalu, P. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) pada Lansia di Puskesmas Darussalam Medan. Jurnal Prima Medika Sains, 2(1), 24–31.
Ilham, R., Sudirman, A. N., & Maku, Y. D. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Prolanis di Puskesmas Botumoito Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo Tahun 2022. Detect: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(2), 162–173.
Indonesia, K. K. R. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Indonesia, K. K. R. (2020). Tetap Produktif, Cegah dan Atasi Diabetes Mellitus. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Jambi, D. K. P. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Jambi Tahun 2020. Pemerintah Provinsi Jambi.
Kesehatan, B. (2014). Panduan Praktis PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). BPJS Kesehatan.
Khairatunnisa. (2022). Pengaruh Karakteristik Individu dan Dukungan Keluarga terhadap Keaktifan Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) di Puskesmas Teladan Kota Medan. Akrab Juara, 7(4), 542–555.
Maksum, T. S., Tarigan, S. F. N., Mahmud, A. P. L., & Basri, S. K. (2023). Analisis Ketidakpatuhan Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Suwawa. Graha Medika Public Health Journal, 2(1), 7–15. http://www.journal.iktgm.ac.id/index.php/publichealth/article/view/121
Manninda, R., Anggriani, Y., & AK, S. (2021). Analisis Dampak Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Dalam Meningkatkan Outcome Klinis Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Jakarta, Indonesia. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 19(2), 237–241.
Manullang, H. J., Dachi, R. A., Sitorus, M. E. J., Priajaya, S., & Sirait, A. (2022). Analisis Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Parsoburan Kota Pematangsiantar Tahun 2021. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 868–890.
Mayasari, N., & Salmiyati, S. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan terhadap Perilaku Perawatan Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 101–109.
Mulya, D. S., & Rayasari, F. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Diabetesi dalam Melakukan Kunjungan ke Prolanis. Indonesian Journal of Nursing Science and Practice, 2(2), 87–96.
Murtiningsih, M. K., Pandelak, K., & Sedli, B. P. (2021). Gaya Hidup sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2. E-CliniC, 9(2), 328–333.
Notoatmodjo, S. (2010a). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2010b). Promosi Kesehatan: Teori dan Aplikasi. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2011). Kesehatan Masyarakat: Ilmu dan Seni. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014a). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014b). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Novia, A. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Penderita Hipertensi dalam Prolanis di Puskesmas Gunting Saga Kabupaten Labuhanbatu Utara. Universitas Sumatera Utara.
Organization, W. H. (2020). 10 Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia 2019. World Health Organization. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/02/07/stroke-dan-tbc-masuk-dalam-10-penyakit-penyebab-kematian-tertinggi-di-indonesia
Parinussa, N., Tubalawony, S., & Matulessy, R. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Prolanis di Puskesmas Perawatan Waai Maluku Tengah. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 18(3), 153–160.
Pebriyani, U., Utami, D., Agustina, R., & Mariyam, S. (2022). Analisis Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) BPJS Kesehatan pada Pasien Diabetes Melitus di UPTD Puskesmas Kedaton Bandar Lampung 2021. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(1), 301–311.
Pratiwi, D., Izhar, M. D., & Syukri, M. (2022). Studi Prevalensi dan Faktor yang Berhubungan dengan Diabetes Melitus di Provinsi Jambi: Analisis Data Riskesdas 2018. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 79–85.
Priyoto. (2014). Teori Sikap dan Perilaku dalam Kesehatan. Nuha Medika.
Purnamasari, S. M., & Prameswari, G. N. (2020). Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas. HIGEIA Journal of Public Health Research and Development, 4(2), 256–266.
Putri, G., Agustina, R., & Mustofa, F. L. (2020). Sosiodemografi dengan Kepatuhan Peserta Prolanis di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 654–664.
Ritonga, N., & Siregar, R. A. (2019). Analisis Determinan Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Batunadua Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 4(2), 140–145.
Rosdiana, AP, A. R. A., & Batara, A. S. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) pada Peserta Penderita Hipertensi di Puskesmas Kumbe Kota Bima Tahun 2022. Window of Public Health Journal, 3(5), 923–933.
Runtuwarow, R. R., Katuuk, M. E., & Malara, R. T. (2020). Evaluasi Hubungan Dukungan Keluarga dan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2: Literatur Review. Jurnal Keperawatan, 8(2), 44–57.
Sari, S. A. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Kedai Durian. Universitas Sumatera Utara.
Sastroasmoro, S. (2014). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis (5th ed.). Sagung Seto.
Sugianto, A. A. (2023). Hubungan Determinan Individu Penderita Hipertensi dengan Tingkat Pemanfaatan Layanan Prolanis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Pesawaran. Universitas Lampung.
Sugiastuti, R. R. B. S., & Putro, G. (2019). Analisis Manajemen Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Hipertensi di Klinik Pratama Dinalya Utama 84. Jurnal Manajerial Bisnis, 2(2), 169–178.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta.
Susilo, A. I., Satibi, & Andayani, T. M. (2020). Evaluasi Penatalaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) di Puskesmas Kota Bengkulu. Jurnal Media Kesehatan, 13(2), 109–119.
Syafa’at, A. W., Pulungan, R. M., & Permatasari, P. (2019). Pemanfaatan Prolanis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Wilayah Kota Depok. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(4), 127–134.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (2003).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan (2014).
Utaminingsih, W. R. (2015). Mengenal dan Mencegah Penyakit Diabetes, Hipertensi, Jantung dan Stroke untuk Hidup Lebih Berkualitas. Media Ilmu.
Utomo, R. N. (2019). Input Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas. HIGEIA Journal of Public Health Research and Development, 3(1), 63–73.
Wedyarti, L., Setiaji, B., & Masra, F. (2021). Analisis Pelaksanaan Program Prolanis di Puskesmas Rawat Inap Biha Kabupaten Pesisir Barat. Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(3), 301–308.
DOI: https://doi.org/10.33559/err.v5i3.4028
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Anda Pengunjung Ke-



