ASESMEN SEBAGAI SALAH SATU BENTUK REHABILITASI BAGI PENCANDU NARKOBA

Rianda Prima Putri

Sari


In general, assessments can be described as a process of obtaining information about clients comprehensively, both when the client starts the program, during the course of the program, to completion of the program. Information about clients is generally carried out with three approaches, namely observation, interviews, and medical examinations. The assessment is not only done at the BNN Rehabilitation Center / Office but can also be done at BNN representatives in the regions (BNNP and BNNK / City).

Teks Lengkap:

Hal 68-73

Referensi


Direktorat Bina Kesehatan Jiwa Kementrian Kesehatan, Modul Asesmen Dan Rencana Terapi Gangguan Penggunaan Napza, Direktorat Bina Kesehatan Jiwa Kementrian Kesehatan, Jakarta, 2013

Badan Narkotika Naional, Petunjuk Teknis Rehabilitasi Non Komunitas Teraputik Komponen Masyarakat, Badan Narkotika Naional, Jakarta, 2012, hlm. 12.

Laurensius Arliman S, Peranan Metodologi Penelitian Hukum Di Dalam Perkembangan Ilmu Hukum Di Indonesia, Jurnal Soumatera Law Review, Volume 1, Nomor 1.

Laurensius Arliman S, Penegakan Hukum dan Kesadaran Masyarakat, Yogyakarta, Deepublish, 2016.

Laurensius Arliman S, Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang Tereksploitasi Secara Ekonomi Di Kota Padang, Jurnal Arena Hukum, Volume 9, Nomor 1, 2016.

Laurensius Arliman S, Pemberian Grasi Oleh Presiden Kepada Gembong Narkoba Sebagai Salah Satu Kejahatan Extraordinary Crime (Kasus Pemberian Grasi Terhadap Ola), Jurnal Advokasi, Volume 7, Nomor 2, 2016.

Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Peraturan Pemerinta Nomor 25 tahun 2011 tentang Wajib Lapor.

Peraturan Kepala BNN Nomor 11 Tahun 2014.




DOI: https://doi.org/10.33559/esr.v1i1.223

Jumlah Kunjungan

Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Anda Pengunjung Ke- Flag Counter