EKSISTENSI HUKUM ADAT SEBAGAI ASSET NAGARI DI PROPINSI SUMATERA BARAT PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 35/PUU-X/2012
Sari
Teks Lengkap:
Hal 358-366Referensi
A. Suriyaman Mustari Pide, 2009, Hukum Adat (Dulu, Kini dan Akan Datang), Jakarta, Pelitas Pustaka.
Abdul Halim, 2009, Teori-teori Hukum Aliran Positivisme dan Perkembangan Kritik-kritiknya dalam Jurnal Asy-Syir’ah Vol. 42 No. II.
Agus Sahbani, MK Tegaskan Hutan Adat Bukan Milik Negara, lihat dalam: http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5194c9568b9f7/mk-tegaskan-hutan-adat-bukan-milik-negara, diakses pada tanggal 7 November 2016.
Laurensius Arliman S, Hukum Adat Di Indonesia Dalam Pandangan Para Ahli Dan Konsep Pemberlakuannya di Indonesia, Jurnal Selat, Volume 5, Nomor 2, 2018, https://doi.org/10.31629/selat.v5i2.320.
Ahmad Rifai, 2010, Penemuan Hukum oleh Hakim, Dalam Persfektif Hukum Progresif, Jakarta, Sinar Grafika.
Ahmad Sadly Mansur, 2014, Tinjauan Yuridis Eksistensi Hukum Adat Pasca Putusan MK Nomor 35/PUU-X/2012 (Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan), Makasar, Fakultas Hukum Universitas Makasar.
Ammidhan, dan Saafudin (Ed), 2006, Mewujudkan Hak Konstitusional Mayarakat Hukum Adat, Jakarta, Komnas HAM.
Amrinizal, Definisi Atau Pengertian Nagari, lihat dalam: http://www.definisi-pengertian.com/2015/06/definisi-atau-pengertian-nagari.html, diakses pada tanggal 5 November 2016.
Andi Hamzah, 1996, Hukum Acara Pidana Indonesia, Jakarta, Sapta Artha Jaya.
Bismar Siregar, 2008, Kata Hatiku, Tentangmu, Jakarta, Diandra Press.
Laurensius Arliman S, Partisipasi Masyarakat Di Dalam Pengelolaan Uang Desa Pasca Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, Jurnal Arena Hukum, Volume 12, Nomor 2, 2019, https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2019.01202.5.
Darmini Roza, Laurensius Arliman S, Peran Badan Permusyawaratan Desa di Dalam Pembangunan Desa dan Pengawasan Keuangan Desa, Padjadjaran Journal of Law, Volume 4, Nomor 3, 2017. https://doi.org/10.15408/jch.v4i2.3433.
Budi Harsono, 2003, Hukum Agraria Indonesia, Sejarah Pembentukan Undang-undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya, Jakarta, Djambatan.
Carl Joachim Friedrich, 2004, Filsafat Hukum Perspektif Historis, Bandung, Nuansa dan Nusamedia.
Cholid Narbuko dan Abu Achmadi, 2002, Metodologi Penelitian, Jakarta, PT.Bumi Aksara.
Datuk Reno Basa, Penghulu Suku Jambak, Anggota Kerapatan Adat Nagari (KAN) Simarasok dan Ketua Badan Perwakilan Rakyat Nagari (BPRN) dan Datuk Indo Marajo, Anggota KAN Simarasok, 14 Juli 2004.
Darji Darmodiharjo, Shidarta, 1995, Pokok-pokok Filsafat Hukum, Apa dan Bagaimana Filosafat Hukum Indonesia, Jakarta, Gramedia.
Djojodigoeno, 1964, Asas Asas Hukum Adat, Yogyakarta, Yayasan Badan Penerbit ”Gadjah Mada”.
Dt. Rajo Mangkuto, H. A. (Walinagari Simarasok), 2005, Kronologi Kejadian pada Guo Simarasok-Tabek Panjang, 24 Februari.
E.Utrecht/Moh. Saleh Djindang, 1990, Pengantar Hukum Administrasi Negara Indonesia, Jakarta, PT Ichtiar Baru.
Emile Durkheim, 1964, The Division of Labor in Society, George Simpson, (transi), New York, The Free Press.
World Agroforestry Centre, 2006, Memperkokoh Pengelolaan Hutan Indonesia Melalui Pembaruan Penguasaan Tanah, Bogor, World Agroforestry Centre.
Yuliandri, 2010, Asas-Asas Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Yang Baik Gagasan Pembentukan Undang-Undang Berkelanjutan, Cetakan 2, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada.
Yuslim, Kewenangan Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten/Kota Menurut Undang-Undang Dasar 1945, Ringkasan Disertasi, Padang, Universitas Andalas.
Laurensius Arliman S, Kedudukan KPAI dalam Struktur Ketatanegaraan Republik Indonesia, Deepublish, Yogyakarta, 2019.
DOI: https://doi.org/10.33559/esr.v1i3.393


















