EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG DENGAN METODA PUSHOVER (Studi Kasus : Bangunan “Arlington Tower Bekasi”)

Agus Agus, Rahmad Mardiaqsha

Sari


Bangunan dengan bentuk denah tak beraturan tampaknya lebih rentan terhadap deformasi dan kerusakan ketika dikenai pergerakan gempa bumi dibandingkan dengan bentuk denah beraturan karena adanya eksentrisitas gaya terhadap pusat massa bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja seismik bangunan dengan bentuk denah tak beraturan, berupa perpindahan (displacement)  dan simpangan antar tingkat (drift), sesuai dengan kinerja batas layan dan kinerja batas ultimit. Objek penelitian adalah bangunan Tower Arlington Bekasi. Metode evaluasi yang digunakan adalah analisis statis non-linear (Pushover analysis) yang  merupakan salah satu metode untuk mengevaluasi kinerja seismik gedung. Analisis Pushover dilakukan dengan memberikan beban statis dalam arah lateral yang ditingkatkan secara bertahap(increment) hingga mencapai target perubahan bentuk (displacement) tertentu. Penelitian ini berpedoman pada SNI-1726-2012, ATC-40 dan FEMA 356. Hasil analisis menunjukkan gaya lateral maksimal  sebesar  59433,375 KN terjadi pada step-10 pushover analysis dengan displacement (perpindahan) sebesar 0,256 m, maximum drift = 0.003647 m. Hal ini berarti gedung termasuk dalam level kinerja IO (Immediate Occupancy). Meskipun terjadi kerusakan mulai dari kecil sampai dengan tingkat sedang, tetapi masih mempunyai ambang yang cukup besar terhadap keruntuhan, yang berarti bangunan aman terhadap gempa.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agus . 2018. Seismic Performance of Existing R/C Building with Irregular Floor Plan Shape. MATEC Web Conferences 215, 01035 (2018).

Ahmed Abdelraheem Farghaly. 2010. Influence of Structural Irregularity in Plan Floor Shape on Seismic Response of Buildings. Journal of Engineering Sciences, Assiut University, Vol. 38, No. 4, pp. 911-928.

Applied Technical Council (ATC 40 : 1996), Seismic Evaluation and retrofit of Concrete Building. California Seismic Safety Commission, Redwood City, California.

Badan Standardisasi Nasional. 2012. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung- SNI 03-1726-2012 , Bandung : Kementrian Pekerjaan Umum.

B. Shiva Kumaraswami .2015. Study on Indfluence of Floor Characteristics on the Seismic Performance of Soft Storey RC Frames from Pushover Analysis. International Journal of Engeneering Research and Technology (IJERT), Vol. 4, Issue 05, pp. 616 – 622.

Edi Purwanto .2016. Structural Performance Evaluation with Pushover Analysis Case Study: The Integrated Central Surgery Building, Bethesda Hospital in Yogyakarta. Applied Mechanics and Materials , Vol 845, pp. 265-273

Federal Emergency Management Agency (FEMA 365 : 2000), Prestandard and Commentary for The Seismic Rehabilitation of Buildings, Washington D.C.

Constantinos Repapis, Elizabeth Vintzileou and Christoszeris. 2006. Evaluation of Seismic Performance of Existing RC Buildings : I. Suggested Methodology, Journal of Earthquake Engeneering, Vol. 10, Issue 2.

Maidiawati and Sanada, Y., 2008. Investigation and Analysis of Buildings Damaged during the September 2007 Sumatra, Indonesia Earthquakes, Journal of Asian Architecture and Building Engineering, Vol. 7, No. 2, pp.371-378.

Sameh A. El-Betar .2017. Seismic Performance of existing R.C. Framed Buildings. HBRC Journal. Vol. 13. Pp. 171 - 180




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v4i2.1004

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.