EFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KLINIK PRATAMA DELIANA
Sari
Hipertensi merupakan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 mm Hg dan diastolic lebih besar dari 90 mm Hg. Hipertensi bisa menjadi penyebab utama dari penyakit jantung, gagal ginjal dan stroke. Penelitian ini dilakukan di Klinik Pratama Deliana Pekanbaru dengan angka kejadian hipertensi tahun 2020 sejumlah 124 pasien dan tahun 2021 dari bulan januari sampai bulan oktober sejumlah 69 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas jus semangka terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi.
Penelitian ini menggunakan pre eksperimendengan rancangan one group pretest-postestdengan 15 orang kelompok eskperimen yang diperoleh menggunakan teknik consecutive sampling. Pada penilitian ini instrument penelitian menggunakan tensimeter digital dan jus semangka diberikan pada kelompok eksperimen 1 kali dalam sehari sebanyak 350 ml selama 1 minggu. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan ujiwilcoxonyaitu pada tekanan darah sistolik menunjukkan p-value 0,000 sedangkan pada tekanan darah diastolic menunjukkan p value 0,002. Pada ujiwilcoxonpenurunan tekanan darah secara signifikan lebih efektif, sehingga konsumsi jus semangka dapat menurunkan tekanan darah dan disarankan pihak Klinik Pratama Deliana Pekanbaru dapat menjadikan jus semangka sebagai referensi obat non-farmakologi untuk menurunkan tekanan darah.
Kata Kunci : Hipertensi, PenurunanTekanan Darah, Jus Semangka
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Anggraini, Yofina. (2012). Super pengobatan darah tinggi. Yogyakarta: Araska.
Ardiansyah, M. (2012).Medikal bedah untuk mahasiswa.Yogyakarta: DIVA Press.
Arikunto, S. (2010).Prosedur penelitian:Suatu pendekatan praktik. Ed.Rev., Cet. 14. Jakarta: Rineka Cipta.
Aziz. 2017. Metodelogi penelitian keperawatan dan kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Chobanian AV, Bakris GL, Black HR, Cuushman WC, Green LA, Izzo Jr JL, et al. Jnc 7:complete report-seventh report of the joint national committee on prevebtion, detection, evaluation, and treatment of high blood pressure. Hypertension. 2009;42(6):1211.
Corwin, E.J. (2009), Buku Saku patofisologi, Penerbit Buku Kedokteran. EGC: Jakarta.
Darmawan. 2012. Waspada gejala penyakit mematikan jantung koroner. Agromedia.Edisi 3.Depok.
Depkes.(2013). Riset Kesehatan dasar (Riskesdas). Diperoleh tanggal 11 Januari 2018 dari http://www.litbang.depkes.go.id
Dinkes Kota Pekanbaru. (2017). Rekapan Penyakit terbanyak kota pekanbaru. Pekanbaru: Dinkes Kota Pekanbaru.
Figueroa, A., Wong, A., & Kalfon, R. (2018).Efeects of watermelon supplementation on aortic hemodynamic responses to the cold pressor test in obese hypertension, 899-906.
Fadilah, Maya. 2016. Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Panti Tresna Werdha Teratai Palembang.Palembang : Stikes Muhammadiyah Palembang.
Hariana, A. (2013).Tumbuhan 262 obat dan khasiatnya.Jakarta: Agromedia Pustaka.
Jusup L. 2007. Fit For Life: Sehat dan Bugar dengan Jus Buah & Sayuran Tropis. Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama.
Kemenkes RI. (2013). Panduan peringatan hari kesehatan sedunia.Jakarta: Pusat promosi kesehatan.
Notoatmodjo, S. (2010).Meteologi penelitian kesehatan.Ed. Rev. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmojo, Soekidjo. 2014. Metodelogi penelitian kesehatan Edisi 2. Jakarta : Renika Cipta.
Noviyanti.(2015). Hipertensi kenali, cegah dan obati.Yogyakarta: Notebook.
Nurchasanah.(2012). Terapi jus untuk kesehatan tanpa efek samping.Yogyakarta: Media Pressindo.
Nursalam. 2016. Metodelogi penelitian ilmu keperawatan.Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika.
Pudiastuti, R.D. (2013). Penyakit-penyakit mematikan.Yogyakakarta: Nuha Medika
Puspaningtyas, D.E. (2013). The miracle of fruits.Jakarta: Agro Media Pustaka.
Putra, W. S. (2013). 68 buah ajaib penangkal penyakit.Yogyakarta: Katahati.
Riskesdas, (2013), Laporan Hasil Kesehatan Dasar (Riskesdas) Nasional Tahun 2013, Dapartemen Kesehatan RI, Jakarta Diakes tanggal 16 oktober 2016.
Rudianto, B.F. (2013). Menaklukan hipertensi dan diabetes. Yogyakarta: Sakkhasukmayo.
Sari, Y.N.I. (2017).Berdamai dengan hipertensi. Jakarta: Tim Bumi Medika.
Sehat, R. (2016). Kitab jus buah dan sayur. Yogyakarta: Graha ilmu.
Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2015).Buku ajar keperawatan medical-bedah Brunner & Suddarth.(8thed). Jakarta: EGC.
Suiraoka, 2012.Penyakit Degeneratif. Yogyakarta: Nuhamedika.
Widuri, H & Pamungkas, D.M. (2013).Komponen gizi & bahan makanan untuk kesehatan.Yogyakarta: Gosyen Publishing
Wulandari.(2016). Rahasia sukses berbisnis dan budidaya semangka. Jawa Barat: Villam Media.
Wisnu S.N, 2012 Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pemanfaatan poli obat tradisional Indonesia di RSUD, Soetomo Surabaya, Tesis.Universitas Indonesia.
Yonata, A., Satria, A. 2016. Hipertensi Sebagai Faktor Pencetus Terjadinya Stroke, Majority Vol.5 No3
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v4i3.1052
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










