EVALUASI KAPASITAS KOLAM RETENSI DANAU CIMPAGO DALAM PENGENDALIAN BANJIR KOTA PADANG
Sari
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Dirjen Cipta Karya. (2012). Tata Cara Perencanaan Kolam Detensi, Kolam Retensi dan Sistem Polder. Diambil dari http://ciptakarya.pu.go.id/plp/upload/peraturan/buku_jilid_1_tata_cara_perencanaan_draina se.pdf
Drainase Terapan. Yogyakarta: UII Press.
Https;//pasanglaut.com/as/west-indonesia/padang
Junaidi, A., & Nurhamidah. (2017). Flood problem in Padang city: The effectiveness solution.
Ministry of Agrarian and Spatial Planning. (2007). Indonesia Spatial Planning Act.
Nurhamidah, Junaidi, A., & Anggraini, L. (2016). An immediate review of flood characteristics on delta lowland Sumatra using D8 model spatial analysis.pelaGIS. (2011). Modul pelatihan sistem informasi geografis tingkat lanjut.
Presiden Republik Indonesia. (2012). PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2012. 5.
Sapardi, Y., Nurhamidah, & Junaidi, A. (2018). Penentuan Potensi Daerah Banjir di Nagari Selayo dengan Spatial Hydrologic Model. Penentuan Potensi Daerah Banjir di Nagari Selayo dengan Spatial Hydrologic Model.
Somantri. (2008). Pemanfaatan Teknik Penginderaan Jauh untuk Mengindentifikasi Kerentanaan dan Risiko Banjir. 8(2).
Sumanto, (2018). Penerapan Sistem Kolam Retensi (Retarding Basin) Pada Daerah Aliran Sungai Untuk Pengendalian Banjir Kota Medan
Sugiyanto, K. (2002). Penyebab Terjadinya Banjir. Penyebab Banjir.
Suripin. (2002). Sistem Drainase Perkotaan Yang Berkelanjutan. In Yogyakarta : Andi. UNDP, T. T. N. (2007). Modul Pelatihan ArcGIS Dasar.
Trihilhami,A (2020). Kolam Retensi Sebagai Upaya Pengendalian Banjir Pada Daerah Aliran Sungai Batang Pangian. illsdale, NJ: L. Erlbau
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v4i4.1154
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










