PERAN PENDAMPING SOSIAL DALAM DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN PROGRAM KESEJAHATERAAN SOSIAL

Khuriyatul Husna, Aguswan Aguswan, Muhammad Sawalludin, Fajarwaty Kusumawardhani, Dwi Herlinda, Iwan Tanjung Sutarna

Sari


This article explains the role of social assistants in community empowerment. Social assistants are needed as part of the direct and indirect determinants of the success of implementing community empowerment programs. The community becomes empowered by the assistance provided by social assistants so that the community can rise and achieve social welfare. To understand the role of the social assistant, a qualitative approach was used in this study. The study results show that the role of social assistants in community empowerment is good by being a facilitator, broker, mediator, defender, and protector. However, the role of the assistant in the field also plays a role as a liaison, motivator, researcher, mobilizer, advocate, evaluator, and mentor. The role played has not been maximized to empower the community due to social assistants carrying out their role difficulties in monitoring movements by the need for social welfare services, lack of cooperation and a sense of care between community leaders, and comprehensive coverage of work areas.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andari, S. (2020). Peran Pekerja Sosial Dalam Pendampingan Sosial. Sosio Informa: Kajian Permasalahan Sosial dan Usaha Kesejahteraan Sosial, 6(2), 92-113.

Badan Pusat Statistik. (2022). Diakses pada 3 Maret 2022 https://pekanbarukota.bps.go.id/indicator/12/36/1/jumlah-penduduk-menurut-kecamatan-dan-jenis-kelamin-di-kota-pekanbaru.html

Hamid, H. (2018). Manajemen Pemberdayaan Masyarakat. Makassar: De La Macca.

Hatu, R. (2010). Pemberdayaan dan pendampingan sosial dalam masyarakat (suatu kajian teortis). Jurnal inovasi, 7(04).

Huraerah, A. (2008). Pengorganisasian dan pengembangan masyarakat: model dan strategi pembangunan berbasis kerakyatan. Humaniora.

Indonesia, R. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2009 Tentang Kesejahteraan Sosial.”. Jakarta, RI.

Indonesia, R. (2017). Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2017 Tentang Standar Nasional Sumber Daya Manusia Penyelenggara Kesejahteraan Sosial. Jakarta, RI.

Indonesia, R. (2019). Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 16 Tahun 2017 Tentang Standar Nasional Sumber Daya Manusia Penyelenggara Kesejahteraan Sosial. Jakarta, RI.

Kurniawan, M. A. (2018). Peran pekerja sosial dalam pemberdayaan dan perlindungan sosial klien di lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga “teratai” yogyakarta. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 2(1), 45-52.

Kementrian Sosial Republik Indonesia. (2017). Pedoman Pemberdayaan Pekerja Sosial Masyarakat. Jakarta: Direktorat Jendral Pemberdayaan Sosial

Mardiyati, A. (2017). Peran pendamping berbasis masyarakat bagi penyandang disabilitas dalam membangun kemandirian. Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial, 41(2), 133-144.

Nurchotimah, A. S. I., Maftuh, B., Malihah, E., & Harmawati, Y. (2020). Peran Pendamping Sosial dalam Penanganan Konflik Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 5(1).

Payne, M. (1986). Making the Best of the Clients Resources. In Social Care in the Community (pp. 26-48). Palgrave, London.

Rahayu, P. (2020). Peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Dalam Penanganan Masalah Sosial di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU).

Sabarisman, M. (2019). Peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Dalam Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial Pangan. Sosio Informa: Kajian Permasalahan Sosial dan Usaha Kesejahteraan Sosial, 5(2).

Suharto. (2010). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama

Suharto, Edi. 2014. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat (Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial). Bandung: PT Refika Aditama.

Soekanto & Soerjono. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Thoha, M. (2012). Perilaku Organisasi: Konsep Dasar dan Aplikasinya, edisi 11. Jakarta: Rajawali Pers.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v5i2.1520

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.