KOMUNIKASI PERUBAHAN PERILAKU MELALUIPENDEKATAN S-O-R (STIMULUS, ORGANISM & RESPONSE) DALAM PENANGGULANGAN STUNTING DI KELURAHAN TANJUNG RHU
Sari
Komunikasi perubahan perilaku adalah proses intervensi antarindividu atau komunitas dimana seseorang membuat strategi komunikasi untuk mempromosikan perilaku yang positif. Untuk itu, seseorang membutuhkan lingkungan yang mendukung dimana mereka bisa terus memperlihatkan perubahan yang berkelanjutan.Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui serta mendeskripsikan tentangkomunikasi perubahan perilaku melalui pendekatan teori S-O-R (Stimulus-Organisme-Response) dalam penanggulangan stanting di Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru.Penelitian ini memakai pendekatan penelitian kualitatif. Objek penelitian ini adalah komunikasi perubahan perilaku melalui model S-O-R dalam penanggulanganstunting di Kelurahan Tanjung Rhu.Sedangkan, subjek penelitian ini, diantaranya lurah, petugas puskesmas, posyandu serta masyarakat.Untuk memperoleh data penelitian dilakukanobservasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stimulus untuk perubahan perilaku yang diberikan Pemerintah Kelurahan Tanjung Rhu kepada masyarakat ialah berupa program intervensi gizi sensitif, program intervensi gizi spesifik dan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan dan sosialisasi.Masyarakat sebagai organsime yang dapat menerima stimulus tersebut akan melakukan perubahan perilaku begitu pula sebaliknya. Karakteristik yang dimilki tiap organisme akan mempengaruhi respon mereka terhadap stimulus yang diberikan.
Kata Kunci:Komunikasi, Perubahan Prilaku, Stunting, Stimulus, Organisme,ResponTeks Lengkap:
PDFReferensi
Al Muchtar, S. (2015). Dasar Penelitian Kualitatif. Bandung: Gelar Pustaka Mandiri.
Basrowi & Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Dayakisni, T. & Hudaniah. (2009). Psikologi Sosial. Malang: UMM Press.
Doembana, I., Rahmat, A., & Farhan, M. (2017). Buku Ajar Manajemen dan Strategi Komunikasi Pemasaran. Yogyakarta: Zahir Publishing.
Effendy, O. U. (2008). Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Effendy, O. U. (2019). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hardani, Auliya, N.H., Andriani, H., Fardani, R.A., Ustiawaty, J., Utami, E.F., et al. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Idrus, M. (2009). Metode Penelitian Ilmu Sosial, Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: Erlangga.
Imani, N. (2020). Stunting Pada Anak: Kenali dan Cegah Sejak Dini. Yogyakarta: Hijaz Pustaka Mandiri.
Irwan. (2017). Etika dan Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: CV. Absolute Media.
Jogiyanto. (2008). Sistem Informasi Keperilakuan. Yogyakarta: Andi.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.(2018). Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Percepatan Pencegahan Stunting di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kurniawan, A. (2014). Metode Riset untuk Ekonomi dan Bisnis: Teori, Konsep, dan Praktik Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Majid, T. (2018). Buku Saku Desa dalam Penanganan Stunting. Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.Mulyana, D. (2005). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pradono, J., Soerachman, R., Kusumawardani, N. & Kasnodihardjo. (2018). Panduan Penelitian dan Pelaporan Penelitian Kualitatif. Jakarta : Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Purba, B., Banjarnahor, A.R., Kurniullah A.Z., Handiman, U.T., Setiawan, Y.B., Hastuti, P.. et al. (2021). Pengantar Ilmu Komunikasi. Medan: Yayasan Kita Menulis
Rahayu, A., Yulidasari, F., Putri, A.O. & Anggraini, L. (2018). Study Guide - Stunting dan UpayaPencegahannya. Yogyakarta: CV Mine.
Rasyid, A. (2018). Perubahan Sosial dan Strategi Komunikasi (Efektifitas Dakwah dalam Pembangunan Sosial). Ponorogo: Wade Group
Ruben, B.D. & Stewart, L.P. (2013). Komunikasi dan Perilaku Manusia. Jakarta: Rajawali Pers.
Septikasari, M. (2018). Status Gizi Anak dan Faktor yang Mempengaruhi. Yogyakarta: UNY Press
Supriyono, R. (2018). Akuntansi Keperilakuan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Trihono, Atmarita, Tjandrarini, D., Irawati, Utami, N., Tejayanti, T., et al. (2015). Pendek (Stunting) Di Indonesia, Masalah dan Solusinya. Jakarta: Lembaga Penerbit Balitbangkes.
Usman, H. & Akbar, P.S. (2017). Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.
Walgito, B. (2003). Psikologi Sosial: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Andi.
Walidin, W., Saifullah & Tabrani. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif &
Grounded Theory. Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press.
Yuliati, K., Sari, W.S., & Safitri, D. (2012). Pengantar Komunikasi Bisnis. Jakarta: Ulinnuha Press
Jurnal
Abidin, M (2022). Urgensi Komunikasi Model Stimulus Organism Response (S-O-R) dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Nivedana: Jurnal Komunikasi & Bahasa, 3(1), 47-59.
Aryastami, N. K. & Tarigan, I. (2017). Kajian Kebijakan dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4), 223-240.
Bender, G.W. (2022). Strategi Komunikasi Kampanye Sadar Stunting 2021 Melalui KOL. Jurnal Pariwara, 1(1), 14-24.
Fachrisa, M.P.N., Kurniawati, N.K. & Nesia, A. (2019). Strategi Komunikasi BKKBN Provinsi Banten dalam Menanggulangi Stunting di Desa Bayumundu, Pandeglang. Journal of Scientific Communication, 1(1), 49-55.
Luas, A.F., Sondakh, M., Londa, J.W. (2020). Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Menunjang Program Pengurangan Kemasan Plastik Pada Masyarakat Kelurahan Tosuraya Barat. Acta Diurna Komunikasi, 2(1), 3-5.
Permana, G.W., Wijaya, D.S. (2020). Determinan Stunting. Journal of Holistic and Traditional Medicine, 5(2), 483-488.
Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan Stunting dan Pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 1(1), 225-229.
Yanti, N.D., Betriana, F. & Kartika, I.R. (2020). Faktor Penyebab Stunting Pada Anak: Tinjauan Literatur. REAL in Nursing Journal, 3(1). 1-10.
Wulandari, A.D. (2022). Strategi Komunikasi Dinas Kesehatan Kota Surakarta Dalam Upaya Percepatan Zero Stunting. Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Website
Anggraini, A.D. (2018).Ciri-ciri Stunting pada Anak. Retrieved September 24, 2022, from Indonesiabaik.id: https://indonesiabaik.id/index.php/ infografis/ciri-ciri-stunting-pada-anak
Direktorat Promosi Kesehatan & Pemberdayaan Masyarakat. (2018, November 14). Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Percepatan Pencegahan Stunting. Retrieved September 25, 2022, from Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: strategi%20komunikasi%20perubahan%20perilaku%20dalam%20pencegahan%20stunting%20di%20indonesia%20(%20PDFDrive%20).pdf
Satriawan, E. (2018, November 22). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018-2024. Retrieved September 24, 2022, from Koordinator Pokja Kebijakan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K):https://www.tnp2k.go.id/filemanager/files/Rakornis%202018/ Sesi%201_01_RakorStuntingTNP2K_Stranas_22Nov2018.pdf
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v5i2.1558
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










