MENILIK ASAL-USUL BAHASA INDONESIA

Amanan Amanan, Sabrina Sabrina

Sari


Berdasarkan sumber sejarah, pemakaian atau pengunaan Bahasa Melayu sebagai Lingua Franca sudah di mulai pada masa Kerajaan Melayu dan Kerajaan Sriwijaya dari Abad ke-7 sampai Abad ke-13. Kemudian, pusat pengembangan Bahasa Melayu mengalami beberapa kali perpindahan, yaitu : Kerajaan Tumasik (Singapura), Kerajaan Malaka, Kerajaan Melayu Johor Riau, dan Kerajaan Melayu Riau Lingga. Pada masa Kerajaan Riau Lingga, pusat pengembangan Bahasa Melayu dibina oleh Raja Ali Haji bersama kawan-kawannya sehingga Bahasa Melayu Riau menjadi bahasa Standar. Kemudian, pada Kongres Pemuda Pertama (30 April-2  Mei 1926), M.Tabrani mengusulkan agar  Bahasa Melayu dijadikan “Bahasa Persatuan” yang kemudian disebut “Bahasa Indonesia”. Maka, 2 Mei 1926 ditetapkan sebagai hari lahirnya  Bahasa Indonesia dan di kukuhkan pada kongres Pemuda yang Kedua yang berlansung dari tanggal 27 sampai 28 Oktober 1928. Kini, Bahasa Indonesia direncanakan sebagai Bahasa ke-7 di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada tahun 2045.

Kata kunci: Asal, Usul ,Bahasa Indonesia

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Achadiati Ikram, dkk. (2009). Sejarah Kebudayaan Indonesia. Jakarta : Rajawali Pers.

Hamka. (2002). Sejarah Umat Islam. Singapura : Pustaka Nasional PTE LTD.

Ricklefs, M.C. (2008).Sejarah Indonesia Modern. Jakarta : PT.Serambi Ilmu Semesta.

Slamet Muljana. (2006). Sriwijaya. Yogyakarta : LKiS Yogyakarta.

Sulasman, dkk. (2013). Teori-Teori Kebudayaan. Bandung : Pustaka Setia.

UU Hamidy. (1988). Riau sebagai Pusat Bahasa dan Kebudayaan Riau.Pekanbaru : Bumi Pustaka.

UU Hamidy. (1995). Dari Bahasa Melayu sampai Bahasa Indonesia. Pekanbaru: Unilak Press.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v5i3.1622

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.