ANALISIS MANAJEMEN PENGELOLAAN SISTEM REKAM MEDIS DI PUSKESMAS RUMBAI PEKANBARU
Sari
Rekam medis yang baik menggambarkan suatu pelayanan yang baik, sedangkan rekam medis yang kurang baik menggambarkan tingkat pelayanan medis yang kurang baik, Pengelolaan rekam medis pada tingkat puskesmas pada dasarnya sama dengan pengelolaan rekam medis rumah sakit. Tanpa didukung suatu sistem pengelolaan rekam medis yang baik dan benar, tertib administrasi tempat pelayanan kesehatan tidak akan berhasil sebagaimana yang diharapkan, sedangkan tertib administrasi merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam upaya pelayanan kesehatan yang bermutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengelolaan sistem rekam medis di puskesmas rumbai pekanbaru. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan pendekatan studi kasus (case study), dimana di dalamnya peneliti menyelidiki secara cermat suatu peristiwa, aktivitas, proses, atau sekelompok individu. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 (Empat) orang yaitu kepala Puskesmas, Kepala Rekam Medis dan Petugas Rekam Medis. jenis dan teknik pengumpulan data (data primer dan sekunder). Pengolahan data dangan teknik observasi, wawancara dan untuk menjaga keabsahan data yang dikumpulkan, dilakukan triangulasi. Teknik analisis data dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia dalam pengelolaan sistem rekam medis di puskesmas rumbai pekanbaru berjumlah petugas 3 orang, pengelolaan rekam medis terkait fungsi dan manfaat rekam medis setelah dilakukan pemusnahan sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, perubahan penomoran dalam pengelolaan rekam medis dari family folder ke personal. Pengelolaan Sistem Rekam Medis sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang digunakan dan sesuai akreditasi. Alur sudah ada, ketersediaan sarana dan prasarana dalam pengelolaan rekam medis dengan pengadaan dari puskesmas sendiri, anggaran dari kapitasi sebesar 40% untuk operasional. ada kerjasama antara rekam medis dengan unit pelayanan/poli lain, ada penanggung jawab masing-masing Tim UKP dan pencatatan data klinis ada keterkaitan antara petugas menggunakan SOAP. Disarankan menambah jumlah petugas rekam medis dengan latar belakang pendidikan sesuai standar yang telah ditentukan, memberikan pelatihan dan pendidikan yang dibutuhkanan mengenai rekam medis kepada petugas yang ada, menambah sarana dan prasarana penunjang rekam medis yang dibutuhkan sesuai standar yang telah ditentukan
Kata kunci: Manajemen Pengelolaan, Sistem Rekam Medis, Puskesmas.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Agni Hadi P, dkk, 2015, Pengembangan Alur Pasien dan Berkas Rekam Medis sebagai Optimalisasi Sistem Informasi Rekam Medis, Jurnal Kedokteran Brawijaya Program Studi Magister Manajemen Rumah Sakit Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang, Vol. 28, Suplemen No. 2, 2015
Depkes, (2014). “Pusat Kesehatan Masyarakat”. Jakarta.
……… (2006). Pedoman Penyelenggaraan Dan Prosedur Rekam Medis Di Indonesia. Jakarta : Direktorat Jendral Bina Pelayanan Medik.
Frenti Giyana. 2012. Analisis Sistem Pengelolaan Rekam Medis Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 1, No. 2:48-61.
Nuraini, Novita. (2015). Analisis Sistem Penyelenggaraan Rekam Medis di Instalasi Rekam Medis RS “X” Tangerang Periode April – Mei 2015. Jurnal ARSI, 1 (3), 147 – 158.
Peraturan Menteri Kesehatan No. 269 Tahun 2008 Tentang Rekam Medis.
Peraturan Menteri kesehatan RI Nomor 55 tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Rekam Medis
Perpres No. 32 Tahun 2014, Pasal 12 ayat (1) s.d. ayat (3) Tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2015 Tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi. www.depkes.go.id.
Siswati. (2018). Manajemen unit kerja II perencanaan SDM unit kerja RMIK. Diakses dari http://www.bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wpcontent/uploads/2018/09/Manajemen-Unit-Kerja-II_SC.pdf.
Sudra, RI. 2011, Rekam Medis. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka
Mediana Hasna, 2019, Perubahan Sistem Penyimpanan Berkas Rekam Medis Dari Family Folder Menjadi Personal Folder di Puskesmas Tumang, Diploma Thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang
Tambunan, Rudi M, Pedoman Penyusunan Standard Operating Procedures (SOP), Jakarta: Maistas Publishing, 2013
Wirajaya MK, Nuraini N. Faktor Faktor yang Mempengaruhi Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien pada Rumah Sakit di Indonesia. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia. 2019;7
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v5i3.1626
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










