PELAKSANAN SANKSI PIDANA ADAT MINANGKABAU DI NAGARI KOTO TINGGI KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM
Sari
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Buku
Amiruddi dan Zainal Asikin. Pengantar Metode Penelitian Hukum. (Jak Press. 2016),
Fajar Mukti, Yulianto Ahmad. (2010). Dualisme Penelityian Hukum Empris dan Normatif. Yohyakarta; Pustaka Pelajar
Lamitang. PAF. Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia. Sinar Baru. Bandung. 1984
Poernomo Bambang, Pertumbuhan Hukum Penyimpangan Diluar Kodifikasi Hukum Pidana. Bina Akasara. Jakarta. 1984.
Saleh Roeslan, Perbuatan Pidana Dan Pertanggungjawaban Pidana, Dua Pengertian Dasar Dalam Hukum Pidana, Penerbit Aksara Baru.
Jurnal
Amin Muhammad, “Konsep Pemikiran Ninik Mamak Untuk Keberlangsungan Pendidikan Cucu Kemenakan di Tengah Persaingan Yang Multikultural”. Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 4 No. 2, (November 2022)
Handayani Meri dan V. Indah Sri Pinasti, “Pergeseran Peran Niniak Mamak Pada Masyarakat Minangkabau Dalam Era Modernisasi”, Jurnal Pendidikan Sosiologi, Vol. 7 No. 7, (Mei 2018),
Rabbani Aletheia, Pengertian Lembaga Adat, Fungsi, Wewenang, Tugas, dan Kewajibannya,
https://www.sosial79.com/2021 /03/pengertian-lembaga-adat-fungsi- wewenang.html, diakses, 19 Januari 2022
Rizki. Febri Yogi dan Riki Zulfiko, “Proses Penyelesaian Tindak Pidana Perzinaan
Secara Adat di Jorong Ladang Laweh Kabupaten Agam”, Sumbang 12 Journal, Vol. 1 No. 1, Januari 2022
Yohanes W.S dan Stanislaus Hermadityo. (2020). Revitalisasi Peran Lembaga Adat Dalam Penanganan Konflik Sosial: Studi di Manggarai Nusa Tenggara Timur, Sosio Konsepsia, Vol. 9, No. 03. hlm. 219
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v6i1.1918
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










