TINJAUAN TEORI HUKUM PROGRESIF DALAM MELAKUKAN PENEMUAN HUKUM TERHADAP PENGGUSURAN DAN PERUSAKAN HUTAN ADAT

Sausan Putri Lutfiah, Elfrida Ratnawati

Sari


This research discusses the implementation of progressive law theory in resolving issues of customary forest damaged by companies and their affiliates. Progressive law theory posits that law originates from the living norms of society, thus constantly evolving and adapting to the changing times. Enforcement of progressive law extends beyond written regulations to encompass the spirit and meaning of those regulations. The case of customary forest issues serves as the background for this study. The researcher evaluates the characteristics of progressive law, emphasizing that law serves humanity and must continue to evolve. This study also addresses issues in law enforcement that arise in specific cases, such as Decision No. 1983/K/Pdt/2015, which demonstrates inaccuracies in legal application. This research recommends legal innovation to ensure justice, legal certainty, and benefit for indigenous communities and the environment. The use of empirical studies in decision-making is considered crucial for ensuring progressive law enforcement. Based on progressive law theory, the researcher advocates for regulations acknowledging the damages to ecosystems and species caused by environmental destruction. Thus, this research contributes to understanding the implementation of progressive law theory in resolving complex legal issues, such as the destruction of customary forests by certain parties.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Djamanat Samosir, “Hukum Adat Indonesia” (Medan : CV. Nuansa Aulia, 2013) hlm. 69

Muh Ridha Hakim, Implementasi Rechtsvinding yang berkarakterisitik hukum progresif, Jurnal Hukum dan Peradilan, Vol. 5 ,No. 2, Juli 2016 h. 233

Maria Rita Ruwiastuti, Sesat Pikir Politik Hukum Agraria Membongkar Alas Penguasaan Negara Atas Tanah-Tanah Adat, Yogyakarta : Insist Press, KPA dan Pustaka Pelajar, 2000, h.110.

Peraturan Mentri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 5 Tahun 1999 tentang pediman penyelesaian masalah hak ulayat masyarakat hukum

Putusan No. 1983/K/Pdt/2015

Satjipto Rahardjo, Hukum Progresif (penjelasan suatu gagasan), Majalah Hukum Newsletter Nomor 59 Bulan Desember 2004, (Jakarta:Yayasan Pusat Pengkajian Hukum, 2004) h.1

Satjipto Rahardjo, Membedah Hukum Progresif (Jakarta: Penerbit Kompas,2007) h.228

Satjipto Rahardjo, Penegakan Hukum Suatu Tinjauan Sosiologis, (Yogyakarta:Genta Publishing,2009) h.13

Soejono Soekanto, “Hukum Adat Indonesia” (Jakarta: Rajawali Pers, 2010) hlm. 95

undang-undang 48 tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman

Made Oka Cahyadi Wiguna, Pemikiaran Hukum Progresif untuk perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Masyarakat Hukum adat, Jurnal Konstitusi Vol.18 Nomor 1 (2021), h.113-114

MukMinto, Marwan, Pluraslime hukum progresif”memberi ruang keadilan bagi yang liyan, Masalah-Masalah Hukum Jilid 48 No.1 (2019), h.13-24

Satria Sukananda, Pendekatan Hukum Progresif dalam menjawab permasalahan kesengajaan hukum (legal gaps) di Indonesia), Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 1 Nomor 2 (2018) h.135-158

Reda, Budiartha, Widyantara, Konsepsi Hukum Progresif dalam pengaturan tindak pidana korupsi di Indonesiam Jurnal InterpretasI Hukum, Vol 1 No. 2 (2020), h.35-39

Julranda, Siagian, Zalukhuru, Penerpran Hukum Progresif sebagai paradigm pembangunan Hukum Nasioanl dalam rancangan Undang-Undang Masyarakat Hukum Adat, Jurnal Creipido Vol 4 No. 2 (2022), h.171-172

Hyronimus Rhiti. Landasan Filosofis Hukum Progresif, Justitia et fax Jurnal Ilmu Hukum, Vol 32 Nomor 1 (2016) h.34-51

Mukhidin, Hukum Progresif sebagai solusi hukum yang mesejahterakan rakyat, Jurnal Pembaharuan Hukum Vol 1 No.3 (2014), h.267-286

Putusan No. 1983/K/Pdt/2015

undang-undang 48 tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman

Ardiansyah, Polemik dan tantangan penegakan hukum progresif dalam sistem hukum di Indonesia, Jurnal de Jure Vol 10, No.1 (2018), h.27-44

Andyani. Asrini, Pengakuan atas kedudukan dan keberadaan masyarakat hukum adat kajian pengaturan subak dalam perspektif hukum Negara, Jurnal pendidikan kewarganegaraan Undiskha Vol.11 No.3 (2023), h.74-82

Peraturan Mentri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 5 Tahun 1999 tentang pedoman penyelesaian masalah hak ulayat masyarakat hukum adat




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v6i4.2460

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.