HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI IBU, ASUPAN ZAT BESI, ZINK, ASI EKSKLUSIF, DAN BBLR DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANAK AIR KOTA PADANG
Sari
Stunting is a chronic nutritional problem caused by malnutrition over a long period of time due to food intake that is not in accordance with nutritional needs. This stunting problem begins to occur when the baby is still in the womb and will begin to be seen when the child reaches the age of two. Stunting is influenced by the health status of adolescents, pregnant women, the diet of toddlers, as well as economic, cultural, and environmental factors such as sanitation and access to health services. This study was conducted to determine the relationship between maternal nutrition knowledge, iron intake, zinc, exclusive breastfeeding, and low weight with the incidence of stunting in toddlers aged 6-59 months.
The type of research used is descriptive-analytical with a Cross-sectional research design.The sampling technique uses a simple random sampling technique of 93 respondents. Data on maternal nutrition knowledge, iron intake, zinc, exclusive breastfeeding, and BBLR using questionnaires and SQ-FFQ forms. Data analysis using statistical test Chi-Square test.
From the results of the study, it was found that there were 33.3% of mothers who had stunting toddlers, 64.52% of mothers who had less nutritional knowledge, 64.52% of iron intake in toddlers lacking, 55% of zinc intake in toddlers lacking, 12.90% of mothers did not provide exclusive breastfeeding to their toddlers, and 11.8% of toddlers were low birthweight. From the results of statistical tests, it was found that there was a significant relationship between maternal nutritional knowledge, iron intake, zinc with the incidence of stunting, and there was no relationship between exclusive breastfeeding and low weight with the incidence of stunting.
Keywords: knowledge, iron intake, zinc, exclusive breastfeeding, low weight, stunting
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Almatsier, S. (2011). Gizi Seimbang Dalam Daur Kehidupan.
Dewi, E. K., & Nindya, T. S. (2017). Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Besi Dan Seng Dengan Kejadian Stunting Pada Balita 6-23 Bulan. Amerta Nutrition, 1(4), 361. https://doi.org/10.20473/amnt.v1i4.7137
Demsa "Berat lahir bayi beserta determinannya sebagai faktor risiko kematian bayi di Indonesia: analisis lanjut SDKI 2012." Berita Kedokteran Masyarakat 34.5 (2018): 7-12
Edwin Danie, Delmi Sulastri, and Eliza Anas. "Hubungan sikap dan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting pada anak baru masuk Sekolah Dasar di kecamanatan Nanggalo." Jurnal Kesehatan Andalas 6.3 (2018): 523-529.
Fariza Aqmar. Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu dan Status Ketahanan Pangan Keluarga dengan Kejaadian Balita Stunting (Studi pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Duren Kabupaten Semarang). 2018. PhD Thesis. Diponegoro University.
Kemenkes RI. (2018). Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan: Situasi Balita Pendek di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI, 20.
Lestari, E. F., & Dwihestie, L. K. (2020). Asi Eksklusif Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Exclusive Breastfeeding Associated With Stunting Incidences in. Jurnal Ilmiah Permas, 10(2), 1–8.
Maryunani, Anik. "Inisiasi menyusui dini, ASI eksklusif dan manajemen laktasi." Jakarta: Trans info media (2012).
Mentari, T. S. (2020). Pola Asuh Balita Stunting Usia 24-59 Bulan. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 4(4), 84–94. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia
Novianti, U., Ekawati, H., Haris, M., & Safira, D. Y. (2022). Hubungan antara Status Imunisasi, Sanitasi Lingkungan dan Pola Asuh Makanan dengan Kejadian Stunting. Jurnal Ilmiah Obsgin, 122–131. https://stikes-nhm.e-journal.id/OBJ/index%0AArticle
Pusdatin Kemenkes, R. I. (2018). Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Pusat Data dan Informasi, Jakarta
Rahmi, Y. (2021). Jurnak Bidkesmas Respati. Asuhan Keperawatan Pada Ny. M Di Ruang Rawat Inap Kebidanan Rsud Dr. Achmad Mochtar Bukit Tinggi, 01, 1–6.
Resta Windra Wati,. "Hubungan Riwayat BBLR, Asupan Protein, Kalsium, dan Seng dengan Kejadian Stunting pada Balita." Nutrizione: Nutrition Research And Development Journal 1.2 (2018): 1-12.
Salman, Arbie, F. Y., & Humolongo, Y. (2017). Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita di Desa Buhu Kecamatan Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo. Health and Nutritions Journal, III(I), 42–53. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1295290&val=17414&title=Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Desa Buhu Kecamatan Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo
Setiaji, Ardian Priyo. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Kabupaten Sukoharjo. Diss. Universitas Muhammadiyah Surakrta, 2012.
Sibarani, Melani. "Hubungan Asupan Zinc Dan Zat Besi Dengan Kejadian Stunting Di Sd Negeri 054901 Sidomulyo Stabat Kabupaten Langkat." (2019).
Yuliana, Hasanudin Nuru, B. K. S. (2019). Kejadian Stunting Berhubungan Dengan 8 Aksi Konvergensi. 6, 284–289.
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v6i4.2471
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










