EFEKTIFITAS EDUKASI DETEKSI DINI STROKE DENGAN METODE ACT FAST TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KELUARGA PASIEN RISIKO TINGGI STROKE

Mike Asmaria, Hilma Yessi, Hidayati Hidayati, Linda Marni, Dwi Happy Anggia Sari, Hasmita Hasmita

Sari


Stroke salah satu penyakit yang masih menjadi penyebab penyakit kedua di dunia.Stroke tidak terjadi dengan sendirinya, banyak faktor yang menyebabkan stroke. Faktor yang paling utama dalam keterlambatan dalam pengobatan stroke adalah kurangnya pengetahuan tentang tanda dan gejala serta indikasi dari penyakit stroke. Upaya pencegahan primer agar menurunkan angka kejadian stroke, salah satunya dengan F. A. S. T. (Face drooping, Arm Weakness, Speech difficulty, Time). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi deteksi dini stroke metode Act FAST terhadap pengetahuan keluarga pada pasien resiko tinggi stroke di Air Santok Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi ekxperimental dengan desain penelitian pre dan post. Responden pada penelitian ini sebanyak 34 orang yang terdiri dari 17 orang kelompok kontroldan 17 orang kelompok perlakuan. Dari penelitian didapatkan nilai rata-rata untuk kelompok perlakuan 73,45% maka dapat disimpulkan pengetahuan pada kelompok perlakuan efektif. Sedangkan nilai rata-rata untuk kelompok kontrol -8,68% maka dapat disimpulkan pengetahuan pada kelompok kontrol tidak efektif. Penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi deteksi dini stroke metode Act FAST  efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien resiko tinggi stroke. Diharapkan pada responden untuk bisa mempertahankan pengetahuan yang didapat tentang deteksi dini  dengan metoda Act FAST sehingga bisa mempercepat penanganan prehospital stroke.Kata Kunci: Edukasi, FAST, Pengetahuan, Resiko Stroke          

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


AHA. (2021). Stroke Symptoms. https://www.stroke.org/en/about-stroke/stroke-symptoms

Arianto, D. (2016). UJI METODE ACT FAST (FACE, ARM, SPEECH, TIME) Terhadap Tingkat Pengetahuan Keluarga Lansia tentang Tanda dan Gejala Stroke. Jurnal Keperawatan Muhamadiyah, 1(1), 93–100

Freiberg JJ. (2016). Nonfasting Triglycerides and Risk of Ischemic Stroke in the General Population. Journal of the American Medical Association. 18:2142-2152.

Handayani, F. (2019). Pengetahuan Tentang Stroke, Faktor Risiko, Tanda Peringatan Stroke, Respon Mencari Bantuan Dan Tatalaksana Pada Pasien Pasien Stroke Iskemik Di Kota Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah, 2(2), 12–21.

Rondonuwu, R. Isworo,Tumurang,M., Sarimin, D, Marasi, Dwita (2019). Pengetahuan Keluarga Setelah Di Edukasi Penanganan Kegawatdaruratan Stroke Pre Hospital Di RS Pancaran Kasih Manado. Juiperdo Vol.7 No.1

Prasetyo, 2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan Pasien Stroke Akut Datang ke Lima Rumah Sakit Pemerintahan di DKI Jakarta.Artikel Penelitian Majalah Kesehatan Pharma Medika. 2017.Vol.9.No.1

Sari,dkk., (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Keluarga terhadap Kemampuan Deteksi Dini Serangan Stroke Iskemik pada Penanganan Prehospital. Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis’s Health Journal) Vol.6 No 1 Tahun 2019.

Widianti, W., Andriani, D., Firdaus, F. A., & Setiawan, H. (2021). Range Of Motion Exercise To Improve Muscle Strength Among Stroke Patients: A Literature Review. International Journal

Wirawan, N. , Bagus, Putra, K. (2018). Manajemen Prehospita Pada Stroke Akut. Neurologi Fakultas, Kedokteran Universitas Udayana, Rumah Sakit, Umum Pusat, Sanglah Denpasar. https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/download/5117/3910

WHO. 2018. Global Health Estimates 2016: Deaths by Cause, Age, Sex, by Country and by Region, 2000-2016. Geneva: World Health Organization




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v6i4.2600

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.