PROGRESSIVE RELAXATION BERPENGARUH TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH LANJUT USIA HIPERTENSI DIKELURAHAN TANGKERANG TENGAH

Isna Ovari, Silvia Nora Anggreini, Moh Hamdan

Sari


Abstract: The second most common disease experienced by patients in Riau Province is hypertension with 2,160,932 people, the highest prevalence in Riau is Pekanbaru, as many as 422,443 people (Dinkes Riau, 2020). If someone who has hypertension does not get treatment and control regularly, it will bring the patient into more serious cases and can even cause death (Nurul, 2020). Efforts to prevent complications in hypertension need to be carried out with proper hypertension management, one of which is non-pharmacological management. One of the non-pharmacological management is relaxation techniques, including progressive relaxation. This study aims to determine the effect of progressive relaxation on changes in blood pressure in the elderly with hypertension in RW 08 Tangkerang Tengah Village, this study was carried out on 16 May to 10 June 2021. The design of this study used a pre-experimental design with a one group pre-post test design. . The number of samples was 15 hypertension patients in RW 08 using purposive sampling technique. The results showed that the average difference in systolic blood pressure before and after progressive relaxation was 7,133 and the average diastolic difference before and after being given progressive relaxation was 7,200. There is a significant difference before and after progressive relaxation on changes in blood pressure in the elderly where the p value (0.000) means that there is an effect of progressive relaxation on changes in blood pressure in the elderly in RW 08 Tangkerang Tengah Village. The recommendation from this research is for nurses to do progressive relaxation to reduce blood pressure in hypertensive patients, as well as input in the selection of nursing interventions.

Keywords: Hypertension, Progressive relaxation, Elderly


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alimul, A. (2015). Metodelogi Penelitian Keperawatan Dan Kesehatan. Salemba Medika.

Amalia & Tulus. (2019). perawatan lansia oleh keluarga dan care giver, bumi medika.

Amalia, D. M. P. P. & R. N. (2019). Terapi komplementer: Konsep Dan Aplikasi Dalam Keperawatan. PT. Pustaka Baru.

Amelia, waryantini dan reza. (2021). pengaruh relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Healthy Journal, vol.9 no.1.

Arum, Y. T. G. (2019). Hipertensi pada Penduduk Usia Produktif (15-64 Tahun). HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 3(3), 345–356.

Baharuddin, R. (2019). pengaruh relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada klien hipertensi primer. Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra, volume 4.

Bandiyah, S. (2018). Lanjut Usia dan Keperawatan Gerontik. Nuha Medika.

Donsu, D. J. D. T. (2019). Metodologi Penelitian Keperawatan. pustaka baru press.

Emmelia Ratnawati. (2016). asuhan keperawatan gerontik. pustaka baru press.

Faidah, zulfa inayatul ulfa & noor. (2020). pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat,

Gultom, A. B., & Indrawati, I. (2020). Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Dengan Waktu Yang Cepat. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 15(1).

Habibi, H. (2020). Penerapan Relaksasi Otot Progresif Habibi, H. (2020). Penerapan Relaksasi Otot Progresif dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Keluarga dengan Hipertensi : Literature Review. Serambi Saintia : Jurnal Sains Dan Aplikasi, 8(2)

Hawk, B. &. (2014). keperawatan medikal bedah manajemen klinis untuk hasil yang diharapkan (8th ed.).

Kholifah, S. N. (2016). Modul Bahan Ajar Cetak Keperawatan Gerontik. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kurnia, A. (2020). Self Management Hipertensi. Jakad Media Publishing Medika.

Laili, N. (2020). Terapi Altenatif Komplementer Herbal Pada Pasien Hipertensi Dalam Perspektif Keperawatan. CV. Budi Utama.

M, A. (2019). pengaruh progresif muscle relaxation (PMR) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di panti sosial tresna werda palembang.

Maulidina, F. (2019). faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi diwilayah kerja puskesmas jati luhur bekasi. https://doi.org/10.22236/arkesmas.v4i1.3141

Purwandari, K. P., & Endrawati, N. (2019). Pengaruh Pemberian Tehnik Relaksasi Terhadap Tekanan Darah Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri Jurnal Keperawatan GSH Vol 8 No 2.

Purwanto, B. (2012). Herbal dan keperawatan komplementer. Nuha Medika.

Rasyono. (2019). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmiah Penjas, 5(2), 11–21.

Sabar, S., & Lestari, A. (2020). Efektifitas Latihan Progressive Muscle Relaxation Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, 09(1), 1–9.

sarida Surya Manurung, Dr. dr. Imelda Liana Ritonga, H. D. (2020). Keperawatan Gerontik. CV. Budi Utama.

solechah, N. M. & rottie. . (2016). pengaruh terapi rendam air hangat terhdap penurunan hiprtensi. Jurnal Keperawatan.

sri mulyati rahayu, Nur Intan Hayati, S. L. A. (2020). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. Journal Media Karya Kesehatan, 3(1), 91–98.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Widiana, I. M. R., & Ani, L. S. (2017). Prevalensi dan karakteristik hipertensi pada pralansia dan lansia di Dusun Tengah , Desa Ulakan , Kecamatan Manggis.EJurnalMedika,6(8),15.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v4i3.314

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.