PELAKSANAAN ADMINISTRASI PENGADAAN TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM DI SUMATERA BARAT MENURUT KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
Sari
Abstract: Land acquisition for public interest is a crucial instrument to support national development. In West Sumatra Province, the administrative implementation of land acquisition faces unique challenges, as much of the land is communally owned by Minangkabau indigenous communities under the ulayat land system. This study aims to analyze the administrative process of land acquisition based on prevailing laws and regulations, identify the obstacles encountered in customary land areas, and examine efforts to harmonize state law and customary law within this context. The research employs a normative-empirical legal method with statutory, conceptual, and sociological approaches. The findings indicate that while administrative procedures follow national regulations, significant gaps remain in implementation within indigenous areas due to conflicting legal paradigms and the limited role of local regulations. Systemic harmonization is needed through the involvement of traditional institutions, strengthening of local technical regulations, and recognition of the socio-cultural values of indigenous peoples as an integral part of the public land acquisition process.
Keywords: land acquisition, administration, customary law, ulayat land, West Sumatra.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Badan Pertanahan Nasional. (2021). Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum. Jakarta: BPN RI
Fauzi, Noer. (2015). Politik Agraria dalam Pusaran Kapitalisme Global. Jakarta: KPA dan Sajogyo Institute,
Hadler, Jeffrey. (2010). Sengketa Tanah dan Warisan di Minangkabau: Nilai Tanah dalam Budaya dan Politik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, hlm. 62–65.
Kompas.com. (2021). "Warga Minta Tanah Ulayat Dihormati dalam Proyek Tol Padang-Sicincin", https://regional.kompas.com/read/2021/03/12/16300071/
Laporan BPN Provinsi Sumatera Barat. (2021). Dokumen Proses Pengadaan Tanah Jalan Tol Padang-Pekanbaru: Studi Kasus Tanah Ulayat di Kabupaten Tanah Datar dan Agam.
Lestari, Murni. (2020). "Konflik Agraria dalam Pengadaan Tanah untuk Jalan Tol di Sumatera Barat". Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol. 50 No. 4, hlm. 895–912. https://doi.org/10.21143/jhp.vol50.no4.2675
Navis, A.A. (1984). Alam Terkembang Jadi Guru: Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Jakarta: Grafiti Pers, hlm. 64.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2018 tentang Nagari, Pasal 5 dan 8.
Rangkuti, Muchsin. (2006). Pengadaan Tanah untuk Pembangunan dan Permasalahannya. Jakarta: Ghalia Indonesia, hlm. 115–117.
Republik Indonesia. Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Bab V–VII
Republik Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam Rangka Penyediaan Tanah untuk Proyek Strategis Nasional, Pasal 6 s.d. 10
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Lembaran Negara RI Tahun 2012 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5280.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Lembaran Negara RI Tahun 2012 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5280.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Pasal 1–3.
Yando Zakaria. (2012). Pluralisme Hukum dan Tantangan Pengakuan Hak Adat dalam Proyek Pembangunan. Jakarta: HuMa, hlm. 22–26.
Yefri Heriani. (2019). "Harmonisasi Hukum Adat dan Hukum Negara dalam Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum di Daerah Adat". Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, Vol. 8 No. 3, hlm. 403. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v8i3.401
Yefri Heriani. (2019). "Harmonisasi Hukum Adat dan Hukum Negara dalam Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum di Daerah Adat". Jurnal Rechts Vinding, Vol. 8 No. 3, hlm. 402.
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v7i4.3312
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










