HUBUNGAN PENERAPAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA DI PT IGASAR KOTA PADANG

Hasrinal Hasrinal, Diflaizar Diflaizar, Annisa Novita Sary

Sari


Abstrak: Kecelakaan industri adalah kejadian kecelakaan yang terjadi di tempat kerja khususnya di lingkungan industri. Menurut ILO (2018) setiap tahun 2,78 juta pekerja meninggal karena kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sekitar 2,4 juta (86,3 %) di karenakan kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penerapan standar operasional prosedur dan pemakaian alat pelindung diri dengan kejadian kecelakaan kerja pada tenaga kerja di PT Igasar tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua tenaga kerja bagian produksi di PT Igasar dengan jumlah populasi 81 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan cara total sampling dengan jumlah sampel 81 orang. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis melalui analisis univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat menggunakan uji Chi-square dengan derajat kepercayaan 95% dan ɑ= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan penerapan SOP (p value=0,032) dan pemakaian APD (p-value=0,001) dengan kejadian kecelakaan kerja pada tenaga kerja PT Igasar Tahun 2019. Disarankan kepada pihak PT Igasar dapat memberikan sanksi kepada tenaga kerja yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap karyawan.
Kata Kunci: Kecelakaan Kerja, Penerapan SOP, Pemakaian APD

Teks Lengkap:

Hal 109-114

Referensi


Alhayati, D. F., Restuastuti, T. and " F. (2014) ‘Hubungan Pengetahuan dan Sikap Petugas Laboratorium Patologi Klinik dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau’, Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Kedokteran.

Ampuh Hadiguna, R. (2017) Manajemen Rantai Pasok Agroindustri: Pendekatan Berkelanjutan untuk Pengukuran Kinerja dan Penilaian Risiko, Manajemen Rantai Pasok Agroindustri: Pendekatan Berkelanjutan untuk Pengukuran Kinerja dan Penilaian Risiko. doi: 10.25077/car.16.16.

Arman, U. D. (2018) ‘Penerapan Total Quality Management (TQM) Pada Produksi Ready Mix Concrete (Studi Kasus: PT. IGASAR Padang)’, Rang Teknik Journal. doi: 10.31869/rtj.v1i1.610.

Fadhilah, et al. (2013) ‘Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecelakaan Kerja Pada Proses Die Casting di PT. X Cikarang barat Kabupaten Bekasi Jawa Barat’, Kesmasindo.

ILO (2018) Meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Muda, Kantor Perburuhan Internasional , CH- 1211 Geneva 22, Switzerland. doi: 10.1017/CBO9781107415324.004.

JAMSOSTEK (2013) Annual report 2013: Memperkokoh Landasan BPJS Ketenagakerjaan, EPPO Bulletin. doi: 10.1111/epp.12150.

Nyoman (2015) ‘Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja’, jurnal Teknik Industri HEURISTIC.

Soeripto (1998) ‘Ergonomi dan Produktivitas Kerja’, Makalah Hiperkes dan KK.

Suma’mur, P. K. (2009) ‘Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (Hiperkes)’, Jakarta: Sagung Seto.

Swarjana, I. K. (2012) Metodologi Penelitian Kesehatan - , MPH - Google Buku, CV Andi Offset.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v2i1.340

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.